MATATELINGA - Pria asal Australia ini mengaku sudah terbiasa berlatih di lintasan tanah untuk bisa beradaptasi dengan aspal yang basah. Akan hal tersebut, pembalap Ducati Lenvo, Jack Miller mengungkap rahasia dibalik kehebatannya melibas lintasan basah di MotoGP 2022.
Jack Miller pun mengungkapkan kunci kesuksesannya sebagai pembalap spesialis hujan. Selain sering berlatih di lintasan tanah, dia mengatakan bahwa orang Australia memang terbiasa untuk mengendarai motor yang berbeda.
“Jalur tanah sedikit ada hubungannya dengan itu. Juga berperan bahwa kami orang Australia terbiasa mengendarai sepeda motor yang berbeda. Kami bergaul dengan semua jenis sepeda motor, sehingga tidak masalah,” kata Jack Miller, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (24/07/2022).
Baca Juga:Aprilia dan Ducati Berkembang Pesat, Ini Hal Yang Mempengaruhuinya!
Lalu rahasia lainnya yaitu karena dia selalu berupaya untuk memiliki feeling yang bagus dengan motornya. Karena dengan begitu, balapan di lintasan basah akan terasa tidak jadi masalah.
“Jika saya tidak mengerti bagaimana menangani sepeda motor saat hujan, maka saya ingin belajar sampai saya mengerti. Jika Anda memiliki perasaan yang baik untuk sepeda, itu pasti akan membantu Anda di jalan basah,” ucapnya.
“Anda kemudian akan mendapatkan pemahaman yang sangat baik tentang apa yang dapat Anda harapkan dari ban, bagaimana kondisinya dalam kondisi hujan seperti itu dan seberapa banyak Anda dapat memuatnya. Tapi gaya berkendara saya juga membantu dalam hujan, sepanjang jalan saya menggerakkan motor balap,” pungkas Jack Miller.
Ya, seperti diketahui, Jack Miller seringkali dijuluki sebagai pembalap spesialis hujan. Pasalnya, pembalap 27 tahun itu selalu mampu tampil apik ketika kondisi lintasan basah.
[br]
Sejauh ini, dia sudah meraih dua kemenangan dari tiga kemenangannya di MotoGP saat balapan berlangsung dalam trek basah. Kemenangan pertama diraih oleh Jack Miller di MotoGP Belanda ketika masih memperkuat Marc VDS Honda.
Kemudian kemenangan kedua diraih oleh Jack Miller di MotoGP Prancis pada tahun 2020. Kala itu dia sudah menjadi pembalap tim pabrikan Ducati.