Selasa, 28 April 2026 WIB

Taliban : Ini aturan Bagi Perempuan di Afghanistan yang Ingin Kuliah

- Senin, 13 September 2021 07:15 WIB
Taliban : Ini aturan Bagi Perempuan di Afghanistan yang Ingin Kuliah
GOOGLE
Perempuan di Afghanistan
MATATELINGA. Kabul - Perempuan di Afghanistan akan diizinkan untuk menempuh pendidikan di universitas. Namun pemisahan gender dan aturan berpakaian Islami akan menjadi wajib. Begitu bunyi pernyataan Abdul Baqi Haqqani selaku Menteri Pendidikan Tinggi Taliban, Pada Minggu (12/09/2021).


Masalah pendidikan perempuan telah menjadi salah satu pertanyaan sentral yang dihadapi Taliban ketika mereka berusaha untuk meyakinkan dunia bahwa mereka telah berubah sejak aturan fundamentalis yang mereka terapkan pada 1990-an ketika sebagian besar perempuan dilarang belajar atau bekerja di luar rumah.

Pejabat Taliban mengatakan perempuan akan dapat belajar dan bekerja sesuai dengan hukum syariah dan tradisi budaya lokal, tetapi aturan berpakaian yang ketat akan berlaku.

Baca Juga:Kantor HAM PBB Mengutuk Tindakan Keras Taliban

Haqqani mengatakan kepada wartawan bahwa pemisahan gender akan diberlakukan di seluruh Afghanistan. Semua mata pelajaran yang diajarkan di perguruan tinggi juga akan ditinjau dalam beberapa bulan mendatang.

Abdul Baqi Haqqani mengatakan pemerintah Taliban akan "mulai membangun negara di atas apa yang ada saat ini" dan tidak ingin memutar waktu 20 tahun ke belakang ketika Taliban berkuasa untuk terakhir kali.


Dia mengatakan siswa perempuan akan diajar oleh guru perempuan sedapat mungkin dan ruang kelas akan tetap terpisah, sesuai dengan hukum syariah Islam. Haqqani menegaskan hijab wajib bagi siswa perempuan.

[br]

"Alhamdulillah kami memiliki banyak guru perempuan. Kami tidak akan menghadapi masalah dalam hal ini. Semua upaya akan dilakukan untuk menemukan dan menyediakan guru perempuan untuk murid perempuan," katanya dalam konferensi pers di Kabul, dikutip Reuters, Minggu (12/09/2021). (Mtc/Okz)
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru