Kamis, 10 September 2026 WIB

Bongkar Muat Hewan Tembus 216 Ribu Ekor, Pelindo Jaga Efisiensi Distribusi Ternak

- Senin, 23 Juni 2025 11:37 WIB
Bongkar Muat Hewan Tembus 216 Ribu Ekor, Pelindo Jaga Efisiensi Distribusi Ternak
Dok: Pelindo SPMT
Pekerja melakukan pengawasan saat proses bongkar muat ternak sapi di pelabuhan. PT Pelindo Multi Terminal mencatat distribusi hewan ternak mencapai lebih dari 216 ribu ekor hingga Mei 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai pasok logist
MATATELINGA, Jakarta, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, mencatat layanan bongkar muat hewan mencapai 216.592 ekor hingga Mei 2025. Angka ini tumbuh 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencerminkan peningkatan kontribusi sektor logistik pelabuhan terhadap distribusi ternak nasional.

Hingga Mei 2025, Pelindo Multi Terminal Grup melakukan bongkar muat hewan sebanyak 216.592 ekor, tumbuh 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu di 20 branch/cabang pelabuhan yang dikelola Pelindo Multi Terminal serta 11 cabang pelabuhan yang dikelola anak usahanya, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam mendistribusikan hewan ternak ke berbagai daerah di Indonesia dengan memastikan proses bongkar muat dengan mengedepankan aspek Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta tetap memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare),” jelas SVP Sekretariat Perusahaan, Finan Syaifullah.

Lanjut Finan, layanan bongkar muat hewan selama momen Iduladha 1446 H lalu telah berjalan dengan baik dan lancar, Pelindo Multi Terminal Grup memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh mulai dari fasilitas, infrastruktur, serta personel yang memadai dalam proses bongkar muat hewan tersebut.

Senada dengan itu, SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menyebutkan bahwa dalam proses bongkar muat ternak hidup yang memerlukan penanganan ekstra ini tentunya juga dilaksanakan dengan terus berkoordinasi bersama stakeholders yang terkait seperti Balai Karantina setempat.

“Kami memastikan seluruh proses bongkar muat hewan di pelabuhan mengikuti standar prosedur operasional yang ketat, mulai dari penanganan di kapal hingga pemindahan ke darat ataupun sebaliknya, agar kondisi hewan tetap terjaga dengan baik hingga sampai ke tujuan,” ujar Fiona.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru