Ekonomi

Bawa Rp114,9 Triliun, Pelaku Investasi Bodong Kabur, ini Fakta Mengejutkannya

rizky
ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Dalam satu dekade terakhir, dari tahun 2011 hingga akhir 2020 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kerugian investasi bodong alias ilegal mencapai Rp114,9 triliun.



Berikut fakta-fakta investasi bodong berhasil bawa kabur Rp114,9 Triliun yang telah dirangkum oleh wartawan, Minggu (18/04/2021):


Baca Juga:Kapolres Simalungun Berangkatkan 19 Siswa Diktuba Polri AK-44 dan Umumkan Hasil RIKMIN Penerimaan Polri

1. Kerugian Tertinggi Pada 2011 Capai Rp68,6 Triliun


Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sardjito mengatakan dari data tersebut, terlihat angka kerugian tertinggi terjadi di tahun 2011 yang mencapai Rp68,6 triliun. Berikutnya menurun ke angka Rp7,9 triliun di tahun 2012.


Berturut-turut 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019 yaitu Rp0,2 Triliun, Rp0,3 Triliun, lalu naik Rp 5,4 Triliun, Rp 4,4 Triliun, Rp 1,4 Triliun, dan Rp4 Triliun.


"Sementara itu data tahun terakhir di Desember 2020 kerugian masyarakat terlihat menjadi Rp5,9 triliun," ujar Sardjito dalam webinar Melindungi Masyarakat dari Jeratan Fintech dan Investasi Ilegal di Jakarta (13/04/2021).



Penulis
: Mtc/Okz
Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone
Tag:ekonomiinvestasi bodongInvestasi IlegalkriminalMatatelingaTerkini

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.