Matatelinga - Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampaknya masih berjuang untuk masuk
ke level 4.900. Sempat dibuka melemah, IHSG mampu balik arah dengan
naik 1,24 poin ke 4.894,39
Pagi ini, sebanyak 18 saham menguat,
26 saham melemah, dan 23 saham bergerak stagnan. Mengawali perdagangan,
telah terjadi transaksi sebesar Rp65,750 miliar dari 19,165 juta lembar
saham diperdagangkan.
Sementara di Asia, masih diwarnai dengan
aksi jual seperti indeks Nikkei yang turun 15,83 poin atau 0,11 persen
menjadi 14.530,44, indeks Hang Seng melemah 5,19 poin menjadi 22.504,45.
Namun, indeks Straits Times mampu naik 0,44 persen ke 3.272,33.
Indeks
LQ45 naik 1,29 poin atau 0,2 persen ke 830,63, Jakarta Islamic Index
(JII) menguat 0,54 poin atau 0,1 persen ke 664,68, dan indeks MNC36 naik
0,54 poin atau 0,2 persen ke 250,33.
Relitrade Securities dalam
risetnya memaparkan, dari dalam negeri, sentimen masih dipengaruhi oleh
koalisi partai, sehingga investor cenderung untuk wait and see.
"Sementara
itu, beberapa pengamat memperkirakan neraca perdagangan Indonesia bulan
ini akan mengalami peningkatan, cenderung surplus," jelas riset
tersebut, Kamis (24/4/2014).
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers,
antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 ke Rp53.000,
saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp225 ke Rp10.250, saham
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) naik Rp100 ke Rp2.300.
Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers,
antara lain saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp275 menjadi
Rp21.725, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp200 menjadi
Rp26.450, dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp150
menjadi Rp14.750.
(KNIA/Okz)