Selasa, 28 April 2026 WIB

Penguatan dolar AS Membatasi Kenaikan Emas Lebih Tinggi Lagi

Redaksi - Sabtu, 04 April 2020 22:41 WIB
Penguatan dolar AS Membatasi Kenaikan Emas Lebih Tinggi Lagi
Hand Over
emas
MATATELINGA, Jakarta: Setelah data mengecewakan non-farm payroll AS yang memperbesar dampak virus corona terhadap ekonomi. Sementara, penguatan dolar AS membatasi kenaikan emas lebih tinggi lagi.Harga emas naik tipis pada hari Jumat kemarin (3/4/2020).   


"Emas berada posisi wait and see terhadap seberapa buruk ekonomi global dan berapa lama kondisi seperti ini berlangsung,” kata Edward Moya, analis di broker OANDA.

Asal tahu, angka payroll AS jatuh ke 701.000 pada bulan Maret, menandai laporan pekerjaan terburuk sejak 2009, sementara tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4%.

Melansir CNBC, emas spot naik 0,4% menjadi US$ 1.619,40 per ons troi. Sedangkan, emas berjangka AS naik 0,5% menetap pada level US$ 1.645,70 per ons troi.

Sebagai sektor bisnis dan pabrik terluka, imbas dari langkah-langkah ketat untuk mengendalikan wabah virus corona melukai bisnis dan pabrik. Situasi ini mengonfirmasikan resesi sedang berlangsung.


Dolar AS menguat di hadapan sekeranjang mata uang utama dunia lainnya. Melaju menuju kenaikan mingguan lebih dari 2% karena kekhawatiran resesi global semakin meningkat.

"Sebagian besar pedagang akan mengharapkan emas menjadi lebih tinggi" setelah data daftar gaji, kata Moya. "Masalah emas adalah bahwa berkurangnya pasokan dan dolar terus menggiling lebih tinggi.

"Pada akhirnya emas akan bersinar dari semua stimulus fiskal dan moneter yang dipompa ke pasar secara global," katanya.
Editor
:
Sumber
: ktn
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru