Rabu, 14 Oktober 2026 WIB

Indonesia Impor Jagung Hingga 280.000 Ton, Berikut Penjelasan Kementrian Perekonomian

Redaksi - Jumat, 15 Februari 2019 06:25 WIB
Indonesia Impor Jagung Hingga 280.000 Ton, Berikut Penjelasan Kementrian Perekonomian
GOOGLE
Kementerian Koordinator bidang Perekonomian buka suara terkait impor jagung 30.000 ton. Hal ini dilakukan karena kekurangan stok, sehingga berpotensi membuat harga jual jagung di tingkat konsumen melonjak.
MATATELINGA, Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Perekonomian buka suara terkait impor jagung 30.000 ton. Hal ini dilakukan karena kekurangan stok, sehingga berpotensi membuat harga jual jagung di tingkat konsumen melonjak.



Menurut Deputi Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud, kekurangan stok dikarenakan telatnya antisipasi kelangkaan jagung pada tingkat peternak. Khususnya kelangkaan jagung yang terjadi pada semester II-2018 lalu yang berujung pada kebijakan impor jagung kering untuk bahan baku pakan ternak dalam tiga tahap sebanyak total 280.000 ton.

"Kemarin kita agak kurang dalam mengukur kebutuhan jagung industri peternakan kecil dan menengah. Seharusnya saat paceklik kita sudah mampu mengukur bahwa produksi kita hanya sekian dan kita butuh dalam tiga bulan ke depan dari mana saja," ujarnya

(Mtc/Okz)
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru