Matatelinga.com, Nilai tukar Rupiah agaknya masih belum bisa keluar dari tekanan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di hari pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung hari ini. Terlihat mata uang Garuda dipasar global masih tertahan di level Rp14.000 per USD.
Melansir yahoofinance, Rabu (9/12/2015), Rupiah tampak menguat 31,5 poin atau 0,22 persen. Kendati begitu Rupiah masih betah bertahan di level Rp14.019 per USD. Yahoofinance mencatat, Rupiah bergerak harian pada kisaran Rp13.734-Rp14.044 per USD.
Sementara Bloomberg Dollar Index mencatat, Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) melemah 122,3 poin atau 0,88 persen menjadi Rp14.015 per USD. Bloomberg juga mencatat hari ini Rupiah bergerak di kisaran Rp13.907-Rp14.041 per USD. Dilansir laman okezone.com
Sementara, karena libur Pilkada Serentak, pergerakan Rupiah di Bank Indonesia (BI) dalam kurs Jakarta Interspot Dolar Exchange (Jisdor) masih tutup dan tidak berubah di level Rp13.853 per USD. Kemarin, BI mencatat, Rupiah berada di kisaran Rp13.784-Rp13.922 per USD.
Sekadar informasi, ada 264 daerah yang menggelar Pilkada secara serentak, dari awalnya berjumlah 269. Pengurangan itu karena ada lima daerah yang mengalami penundaan. Kelima daerah tersebut, antara lain Kalimantan Tengah, Fakfak, Pematang Siantar, Simalungun, dan Manado.
(Fit)