JAKARTA - Matatelinga, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, seharusnya saat ini pasar modal dapat menjadi sumber pendanaan untuk pembangunan di samping sektor perbankan. Terlebih saat ini Pemerintah sedang mendorong pertumbuhan infrastruktur besar-besaran yang membutuhkan dana yang tidak sedikit.
"Pasar modal menjadi satu area yang akan menjadi salah satu sektor unggulan. Ini sangat penting di tengah-tengah kebutuhan dana untuk untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur. Ini dibutuhkan dana yang sangat besar," ujarnya dalam acara Mandiri Investment Forum 2015 di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (27/1/2015).
Menurutnya, dengan jumlah emiten yang terdaftar di pasar modal yang masih sangat sedikit, menunjukkan bahwa pasar modal masih mempunyai ruang yang cukup luas untuk didorong. Memang menjadi tugas yang cukup berat untuk membuat pasar modal Indonesia menjadi tempat menarik untuk semua investor.
"Oleh karena itu secara sistematis kita mencoba merumuskan inisiatif dari dua sisi. Baik dari sisi suplai maupun demand," ujarnya.
Muliaman mengungkapkan banyak hal yang menyebabkan perusahaan mid size tersebut enggan hadir di pasar modal.
"Jumlahnya banyak, tapi sebagian besar belum terlalu paham, dan merasa belum terlalu harus masuk pasar modal. Saya pikir pasar modal dinilai terlalu kompleks, ini menjadi issue yang harus terus kita sosialisasikan," tegasnya. Seperti dilansir dari laman okezone.com, Selasa (27/1/2015)
(Fit0