Cegah Krisis Identitas Gen Z dan Alpha, Anggota DPRD Medan Dorong Pembumian Pancasila
MATATELINGA,MedanAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, mendorong penguatan kembali ni
Berita Sumut
MATATELINGA, JAKARTA: Pasar saham di kawasan Asia bergerak serempak di zona merah, sementara harga minyak mentah melonjak tajam, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang kembali meningkatkan ketidakpastian global. Sentimen risk-off mendominasi perdagangan, mendorong investor untuk meninjau ulang eksposur terhadap aset berisiko.
Konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat serta Israel, memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasokan energi global. Situasi kian memanas menyusul laporan mengenai terganggunya aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis yang mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.
Gangguan ini meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran distribusi energi global dan memicu lonjakan harga minyak. Brent sempat menguat hingga sekitar 13% sebelum memangkas sebagian kenaikan, saat ini tercatat menguat sekitar 9% dibandingkan dengan penutupan hari Jumat 27 Februari 2026 – mencerminkan sensitivitas dan volatilitas tinggi di pasar energi.
Baca Juga:Hingga saat ini, pelaku pasar masih memantau perkembangan di Selat Hormuz, mengingat perannya yang krusial dalam distribusi minyak global.
Dampak Terhadap Pasar Domestik
Pasar saham Indonesia tidak terhindar dari tekanan sentimen global. Sejak pembukaan perdagangan, indeks bergerak melemah dan bertahan di zona negatif sepanjang sesi. IHSG akhirnya ditutup melemah -2,66% atau -218,65 poin di level 8.016,83 seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap risiko eksternal.
Tekanan terutama datang dari saham-saham berkapitalisasi besar, dengan BREN (-5,47%), BMRI (-3,79%), ASII (-5,62%), TPIA (-10,82%), dan BBCA (-2,09%) mencatatkan penurunan terdalam. Di tengah pelemahan tersebut, sektor energi mencatatkan kinerja relatif lebih baik dibandingkan sektor lainnya.
Pada pasar keuangan lainnya, nilai tukar Rupiah melemah 0,48% ke Rp16.868 per Dolar AS di tengah dengan penguatan indeks Dolar AS. Pasar obligasi juga mengalami tekanan, tercermin dari kenaikan imbal hasil SBN tenor 5 tahun sebesar 7 bps ke level 5,85%, serta tenor 10 tahun yang naik ke level 6,46% dari 6,43%.
Dinamika Transmisi Guncangan Eksternal ke Indonesia
Bagi Indonesia, risiko eskalasi konflik ini ditransmisikan melalui dua saluran utama:
1. Melalui perdagangan komoditas, khususnya minyak
Meningkatnya ketegangan geopolitik berpotensi mendorong kenaikan harga energi global, yang pada gilirannya dapat memperburuk tekanan inflasi domestik. Dalam konteks Indonesia, situasi ini berisiko meningkatkan kebutuhan subsidi dan kompensasi energi untuk menjaga stabilitas harga domestik. Akibatnya, tekanan fiskal berpotensi meningkat, termasuk risiko pelebaran defisit anggaran jika beban subsidi meningkat secara signifikan.
2. Melalui pasar keuangan
Dalam periode meningkatnya risiko global, aset negara berkembang cenderung mengalami tekanan seiring terjadinya pergeseran investasi menuju instrumen safe haven. Pergeseran ini berpotensi memicu arus keluar dana asing (foreign outflows) dari pasar domestik. Dinamika tersebut dapat meningkatkan volatilitas nilai tukar Rupiah serta menambah tekanan terhadap kondisi pembiayaan eksternal.
Ke Mana Arah Selanjutnya?
Sejauh ini, situasinya masih sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Arah perkembangan akan sangat bergantung pada beberapa variabel kunci: apakah Iran memilih jalur de-eskalasi melalui gencatan senjata dan perundingan, apakah Amerika Serikat akan meningkatkan eskalasi dengan opsi invasi darat, serta apakah konflik berpotensi meluas hingga melibatkan aktor regional atau global lainnya.
Dinamika interaksi faktor-faktor ini akan menentukan apakah lonjakan harga minyak saat ini bersifat sementara atau berkembang menjadi guncangan struktural yang lebih berkepanjangan. Bagi pasar minyak, variabel yang paling krusial adalah durasi serta tingkat gangguan terhadap lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Lamanya penutupan jalur tersebut akan menjadi faktor penentu utama terhadap stabilitas pasokan dan volatilitas harga ke depan.
Secara historis, guncangan geopolitik sering memicu lonjakan tajam harga minyak dan aset safe haven pada fase awal. Namun, pergerakan ini cenderung mereda jika konflik tetap terkendali dan tidak meningkat menjadi krisis yang lebih luas. Saat ini, selama belum ada tanda-tanda de-eskalasi yang jelas, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi, terutama pada aset berisiko, nilai tukar, dan komoditas energi.
MATATELINGA,MedanAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, mendorong penguatan kembali ni
Berita Sumut
MATATELINGA, Asahan Bupati hadiri kepengurusan DPC GAMKI Asahan masa Bhakti 20262029, pelantikan dilaksanakan diaula Hotel Antariksa Kisar
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit I
Ekonomi
MATATELINGA,Deli Serdang Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Deli Serdang. Salah seorang guru terbaiknya, Eko Haris Alamsyah dipercaya me
Lifestyle
MATATELINGA,Temiang Pesisir, Lingga Babinsa Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Serma Rocky silaturahmi dengan sa
TMMD
MATATELINGA, Belawan DPD PSI Deli Serdang mengadakan acara penyembelihan qurban di hari raya idul Adha 1447H/2026 M. Dan Salurkan kurban un
Lifestyle
MATATELINGA, T.Tinggi Tim opsnal Sat Resnarkoba Mapolres Tebingtinggi berhasil menggiring seorang lelaki pengedar narkotika jenis sabu dari
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Nenpertahankan prestai merupskan sesuatu yang berat, bamun Kota Tebingtinggi di bawah kepemimpinan Walikota H. Iman I
Ekonomi
MATATELINGA,Bakung Serumpunz, Lingga Dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR) serta meningkatkan pembinaan teritorial
TMMD
MATATELINGA, Medan Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap Unit Reaksi Cepat (URC) Mission Impossible Team (MIT) Ja
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, melakukan peletakan batu pertama pengembangan Rumah Sakit Umum Dae
Berita Sumut
MATATELINGA,Namorambe Camat Namorambe Nana Diana S,IP. M,SP bersama jajaran dan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Ujung Labuan, turun langsung
Lifestyle