Tak lama setelah putusan dibacakan, Trump sempat mengumumkan tarif global baru sebesar 10% dengan menggunakan jalur hukum berbeda. Namun pada Sabtu, ia meningkatkan angka tersebut menjadi 15%.
Serangan Terbuka ke Hakim Konservatif
Tak hanya merespons secara kebijakan, Trump juga melontarkan kritik keras kepada para hakim konservatif yang berpihak pada mayoritas dalam putusan tersebut. Ia menuding adanya "ketidakloyalan" dan menyebut mereka sebagai "orang bodoh dan anjing peliharaan."
Putusan Mahkamah Agung ini tergolong mengejutkan karena sejak Trump kembali menjabat 13 bulan lalu, lembaga peradilan tertinggi itu kerap memperluas kewenangannya. Kali ini, justru kebijakan tarif yang menjadi ciri khas pendekatan ekonominya dipangkas.