Kamis, 18 Juni 2026 WIB
Wall Street

Saham Amerika Serikat Melonjak Naik

Admin - Kamis, 25 September 2014 09:48 WIB
Saham Amerika Serikat Melonjak Naik
google
Ilustrasi
Matatelinga - New York, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 155,6 poin atau 0,91 persen, ke 17,211.47, S & P 500 SPX naik 15,65 poin, atau 0,79 persen, ke 1,998.42 dan Nasdaq Composite menambahkan 46,53 poin, atau 1,03 persen, ke 4,555.22.

Saham AS melonjak pada perdagangan rabu, dengan S&P 500 telah mendapatkan gertakan tiga hari beruntun, dan naik kembali di atas tingkat intinya. Hal ini menunjukan peningkatan momentum jangka pendek.

Keuntungan hari itu tersebar di seluruh industri, dengan sembilan dari sepuluh sektor utama S&P 500, meskipun sektor  kesehatan (SPXHC) dan saham bioteknologi (NBI) memimpin keuntungan. Saham Perumahan juga naik menyusul data bullish pada sektor ini.

Mengutip laman reuters, New York, Kamis (25/9/2014), S&P membukukan kenaikan terbesar satu hari dari sebulan dan ditutup di atas rata-rata dalam 14 hari ini.

"Kami memiliki mental yang bagus pada data perumahan, yang belum sangat baik dalam beberapa saat, dan orang-orang membeli dip baru-baru ini," kata kepala investasi dari Solaris Group di Bedford Hills, New York Tim Ghriskey

Menurutnya, ini pasar akan terus menarik modal dari kelas aset lainnya. Dirinya pertanyakan dimana lagi investor mendapatkan hasil lainnya.

Dalam berita perusahaan, Bed Bath & Beyond (BBBY.O) melonjak 7,3 persen menjadi USD67,28 sebagai yang terbesar S & P 500 pemenang sehari setelah laba dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi pelaporan.

Indeks Nasdaq biotek .NBI naik 2,8 persen pada kenaikan terbesar satu hari sejak 18 Juli antara nama-nama tertentu, Vertex Pharma (VRTX.O) naik 6,7 persen menjadi USD111,91 sementara Alexion Pharma (ALXN.O) ditambahkan 6,4 persen ke USD168,79 dan Biogen (BIIB.O) naik 4,3 persen menjadi USD346,41.

Sekira 5,63 miliar saham yang diperdagangkan di semua platform AS, menurut data pertukaran BATS, dibandingkan dengan rata-rata bulan-to-date dari 6,01 miliar.



(Mt/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru