Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Wall Street Tutup, Menyusul Peringatan Jum'at Agung, Begini Kondisinya

Redaksi - Sabtu, 08 April 2023 09:40 WIB
Wall Street Tutup, Menyusul Peringatan Jum'at Agung, Begini Kondisinya
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya dan kali ini pada perdagangan Jum'at bursa saham AS, Wall Street tutup, menyusul Peringatan Kematian Isa Almasih atau Jum'at Agung.


Laporan pekerjaan periode Maret menunjukkan ada perlambatan di sektor tenaga kerja. Data non-farm payrolls menunjukkan terdapat 236.000 pekerjaan baru, tetapi lebih rendah dari bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,5%, dari bulan lalu sebesar 3,6%.

Ekonom membaca data pekerjaan bulan Maret sebagai awal periode pertumbuhan yang lebih lambat. Ini dikhawatirkan dapat membentuk tekanan jual di pasar modal.

Baca Juga:Lomba Membuat Takjil, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis Berharap Dorong Industri Rumahan

"Angka non-farm payrolls menunjukkan bahwa ada penurunan permintaan tenaga kerja, sekaligus menandai dampak dari gejolak perbankan baru-baru ini masih berlanjut," kata Ekonom Capital Economics, Andrew Hunter.

Pada perdagangan Kamis (06/04/2023), Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,01% di 33.485,29, S&P 500 (SPX) menguat 0,36% ke 4.105,02, sedangkan Nasdaq Komposit (IXIC) menanjak 0,76% di 12.087,96.


Analis menilai pelaku pasar sedang meraba kemungkinan apakah lonjakan suku bunga Federal Reserve sudah cukup mampu menahan inflasi atau justru berakibat pada perlambatan ekonomi.

[br]

"Pasar sedang mencoba untuk memutuskan apakah kekhawatiran ini karena 'resesi' atau justru karena ekspektasi suku bunga The Fed," kata Analis Baird, Ross Mayfield, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (08/04/2023).

Ross mengatakan, pelemahan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat merupakan kabar baik karena akan membuat The Fed menahan suku bunganya. Namun, rilis tersebut juga dipandang dapat menjadi katalis negatif karena merupakan gejala awal terbentunya resesi.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru