Senin, 13 Juli 2026 WIB

Kilau Emas Berjangka Meredup Pada Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya!

Redaksi - Jumat, 06 Januari 2023 08:45 WIB
Kilau Emas Berjangka Meredup Pada Akhir Perdagangan, Ini Pemicunya!
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, pada akhir perdagangan Kamis (Jum'at pagi Wib) harga emas berjangka turun di bawah level psikologis USD1.850. Penurunan harga emas menghentikan kenaikan empat hari berturut-turut menyusul aksi ambil untung setelah greenback menguat didorong data ketenagakerjaan yang solid.


Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 19.000 ke penyesuaian musiman 204.000 untuk pekan yang berakhir 31 Desember, level terendah sejak akhir September. Para ekonom memperkirakan 225.000 klaim untuk minggu terakhir.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa-jasa AS dari S&P Global turun menjadi 44,7 pada Desember dari 46,2 pada November, naik sedikit dari pembacaan awal 44,4 dan di bawah ambang batas 50,0. Perubahan tingkat indeks menunjukkan bahwa aktivitas jasa semakin melemah.

Baca Juga:Dibawah Kepemimpinan Bobby Nasution, Targetkan Perbaikan Infrastruktur Jalan Sesuai Perencanaan

Investor sedang menunggu data penggajian nonpertanian AS bulanan yang akan keluar pada Jumat waktu setempat.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 54 sen atau 2,25%, menjadi USD23,424 per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot USD22,7 atau 2,08%, menjadi USD1.069,60 per ounce.


Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD18,4 atau 0,99% menjadi USD1.840,6 per ounce, seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (06/01/2023).

Indeks dolar AS terapresiasi pada perdagangan Kamis (05/01/2023) karena pasar bereaksi terhadap serangkaian data pasar tenaga kerja, dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melonjak 0,77% menjadi 105,0490.

[br]

Setelah reli selama empat sesi berturut-turut ke level tertinggi sejak 10 Juni, para perdagangan juga merealisasikan keuntungan mereka.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (05/01/2023)lebih lanjut mengurangi daya tarik emas. The Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa pekerjaan AS di sektor swasta non-pertanian meningkat sebesar 235.000 pada Desember dari kenaikan 127.000 pada November, lebih baik dari yang diperkirakan.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru