Senin, 27 April 2026 WIB

Nilai Rupiah Awal Pekan Ini Melemah ke Posisi Rp15.691/ Dolar AS

Redaksi - Senin, 21 November 2022 11:20 WIB
Nilai Rupiah Awal Pekan Ini Melemah ke Posisi Rp15.691/ Dolar AS
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir disetiap harinya. Dan pada kali ini, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.684 per dolar AS. Di awal pekan hari ini nilai rupiah melemah 7 poin atau 0,04% ke posisi Rp15.691 per dolar AS


Sekedar informasi, ada Jum'at (18/11/2022) lalu rupiah ditutup melemah 21 poin atau 0,14% ke posisi Rp15.684 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.663 per dolar AS.

Perlu untuk diketahui, hal ini terjadi di tengah ekspektasi perlambatan kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed). Seperti dikutip dari Okezone, Senin (21/11/2022).

Baca Juga:Usai KTT APEC Thailand, John Lee Positif Covid-19, Bagaimana dengan Presiden Joko Widodo?

Adapun pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Senin, mengatakan, belakangan ini sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat membaik dengan kenaikan indeks-indeks saham global.

"Membaiknya sentimen pasar ini karena berkembang ekspektasi bahwa bank sentral AS bakal melambatkan kenaikan suku bunga acuannya karena kenaikan inflasi AS mulai menurun," ujar Ariston, seperti dikutip dari Okezone, Senin (21/11/2022).


Dia pun menyampaikan di sisi lain beberapa pejabat The Fed pekan lalu memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga acuan The Fed masih akan berlanjut karena tingkat inflasi AS masih tinggi.

"Ini yang turut memberikan tekanan ke aset berisiko termasuk rupiah di akhir pekan kemarin," kata Ariston.

[br]

Dari dalam negeri, lanjut Ariston, masalah suplai dan permintaan dolar AS disinyalir juga menjadi pemicu pelemahan rupiah.

"Permintaan dolar AS cenderung meningkat menjelang akhir tahun untuk berbagai kebutuhan korporasi," jelasnya,

Dia juga memperkirakan hari ini rupiah berpotensi melemah ke arah Rp15.7000-Rp15.730 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp15.650 per dolar AS.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru