Senin, 13 Juli 2026 WIB

Harga Emas Kian Berkilau Hingga USD1.658/Ounce, Ini yang Mendorong!

Redaksi - Rabu, 26 Oktober 2022 09:05 WIB
Harga Emas Kian Berkilau Hingga USD1.658/Ounce, Ini yang Mendorong!
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Chicago : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Emas berbalik menguat setelah merugi di sesi sebelumnya, karena dolar AS jatuh ke level terendah dalam tiga minggu ketika data ekonomi AS turun. Harga emas naik di akhir perdagangan Rabu.


Indeks NSA Harga Rumah Nasional AS S&P CoreLogic Case-Shiller, yang mencakup semua sembilan divisi sensus AS, melaporkan kenaikan tahunan 13,0% pada Agustus, turun dari 15,6% pada bulan sebelumnya.

Tetapi emas dan greenback keduanya tetap dalam kisaran perdagangan yang ketat yang terlihat dalam beberapa pekan terakhir, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas jalur kebijakan moneter AS.

Baca Juga:Gubsu Edy Rahmayadi Ajak PT Swasta Bangun Desa Menata Kota

Sementara harapan potensi kecenderungan dovish oleh Federal Reserve agak menguntungkan harga emas, pasar masih memperkirakan peluang hampir 100% untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed pada November.

Dengan suku bunga AS yang akan terus meningkat, para analis memperkirakan tekanan pada harga emas diperkirakan akan bertahan dalam waktu dekat.


Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 16 sen atau 0,83% menjadi USD19,349 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD6,90 atau 0,74% menjadi USD919,70 per ounce.

[br]

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange naik USD3,90 atau 0,24% menjadi USD1.658,00 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi USD1.666,80 dan terendah USD1.641,20.

Dolar AS mencatat penurunan tajam pada Selasa (25/10/2022), karena euro dan pound Inggris naik di tengah membaiknya sentimen risiko dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,90 persen menjadi 110,9500.

Emas menemukan dukungan tambahan karena Conference Board melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 102,5 pada Oktober, dari 107,8 pada September. Seperti dikutip dari Okezone, Rabu (26/10/2022).
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru