Selasa, 28 April 2026 WIB

Terbebani Anjloknya Saham Facebook, Wall Street Berakhir Menguat

Redaksi - Rabu, 27 Oktober 2021 09:15 WIB
Terbebani Anjloknya Saham Facebook, Wall Street Berakhir Menguat
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. New York - Pada perdagangan Selasa waktu setempat bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir menguat. Meski menguat, bursa saham terbebani anjloknya saham Facebook.


Sementara itu, hampir semua 11 sektor S&P naik pada sesi tersebut, seperti real estate termasuk di antara yang berkinerja terbaik.

Setelah bel penutupan, Microsoft Corp naik 1,29% sementara induk Google Alphabet Inc tergelincir 0,24% menyusul hasil kuartalan mereka.

Baca Juga:Bahas Kerja Sama Potensi Ekonomi, Pemprovsu Terima Kedubes Belanda

Data menunjukkan kepercayaan konsumen AS secara tak terduga rebound pada Oktober karena kekhawatiran tentang inflasi yang tinggi diimbangi dengan membaiknya prospek pasar tenaga kerja. Sebuah laporan Departemen Perdagangan menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal baru melonjak 14,0% pada bulan September.

Padahal, indeks Dow Industrials dan S&P 500 mencapai rekor baru, tapi kenaikannya tertahan karena saham Facebook jatuh 3,92%.


Saham Facebook turun setelah memperingatkan bahwa perubahan privasi baru Apple Inc akan membebani bisnis digitalnya. Saham Facebook pun ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak 8 Maret.

"Facebook memiliki masalah lain, tentu saja laporan pendapatannya tidak begitu bagus," kata Managing Partner Kace Capital Advisors Ken Polcari, seperti dikutip dari okezone, Rabu (27/10/2021).

Adapun tiga indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 15,73 poin, atau 0,04% menjadi 35.756,88, S&P 500 naik 8,31 poin, atau 0,18%, pada 4.574,79. Nasdaq Composite bertambah 9,01 poin, atau 0,06%, menjadi 15.235,72.

[br]

Indeks acuan S&P terangkat oleh perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang besar. Di antaranya saham Nvidia Corp naik 6,70% atau naik ke rekor tertinggi USD247,17. Sementara Amazon.com Inc naik 1,68% dan Apple naik 0,46%.

Dukungan juga datang dari kenaikan 6,95% saham United Parcel Service Inc dan kenaikan 2,03% di General Electric Co menyusul hasil kuartalan mereka.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru