MATATELINGA, Jakarta: Perdagangan Rabu (7/10/2020) pukul 09.08 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir turun 0,20% ke 4.990 di pasar spot.
Tercatat 147 saham turun, 112 saham naik, dan 137 saham stagnan. Total volume perdagangan 4,3 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 4,9 triliun.
Ada delapan dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor aneka industri paling dalam penurunannya 0,81%.
Sementara, sektor yang menghijau yakni pertambangan 0,30% dan agrikultur 0,20%.
Di pasar reguler, asing bukukan net sell Rp 63,918 miliar. Tetapi secara keseluruhan market, asing catatkan net buy Rp 3,935 triliun.
Sentimen domestik akan menyetir pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.
Pelaku pasar masih akan merespons pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja Senin (5/10) lalu. IHSG pun diprediksi cenderung bergerak sideways.
Kendati Omnibus Law Cipta Kerja menjadi sentimen pengerek IHSG hari ini, pelaku pasar masih mencermati perkembangan lebih lanjut.
Sebab, situasi politik dalam negeri cukup panas karena kebijakan itu memicu gerakan buruh mogok kerja.
"Harapannya, aksi tersebut tidak membuat kegaduhan dan menghambat produksi dalam beberapa hari ke depan,"
"Sehingga upaya pemulihan ekonomi lewat efektivitas produksi dalam negeri dapat berjalan sesuai rencana," ungkap Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama.