Kamis, 10 September 2026 WIB
bola, matatelinga.com

Buat Koreografi untuk Almarhum Ayi Beutik

Admin - Minggu, 12 April 2015 09:57 WIB
Buat Koreografi untuk Almarhum Ayi Beutik
google
ilustrasi
BANDUNG - Matatelinga, Sebagai bentuk penghormatan, bobotoh berencana membuat koreografi khusus bertemakan Ayi Beutik saat Persib berlaga di Stadion Si Jalak Harupat. Jika tidak ada aral melintang, koreografi itu rencananya akan direalisasikan pada Juni mendatang.

Sosok almarhum Ayi Beutik sebagai panglima Viking Persib Fans Club begitu dicintai bobotoh. Mereka memberikan rasa hormat yang besar pada Ayi yang semasa hidupnya mengabdikan diri untuk mendukung Maung Bandung.

"Kita memang punya rencana untuk membuat koreo seperti itu (bertema Ayi Beutik). Rencananya mau kita bikin bulan Juni, itu bulan kelahiran almarhum Mang Ayi," kata Dirijen Viking, Yana Umar.

Bagi Yana, sosok Ayi jelas begitu membekas di benaknya. Apalagi selama bertahun-tahun Yana dan Ayi bisa dikatakan satu paket. Keduanya tidak bisa dipisahkan satu sama lain sebagai motor penggerak Viking dan bobotoh secara umum.

Tanpa kehadiran Ayi di stadion saat Persib berlaga, ia merasa ada sesuatu yang kurang. Sebab selama bertahun-tahun Ayi selalu memimpin bobotoh dalam memberikan semangat bagi skuad Persib.

"Almarhum itu pembakar semangat bagi teman-teman bobotoh. Kalau ada apa-apa dia juga selalu maju paling depan," tutur Yana.

Posisi Ayi sendiri diyakini tidak akan tergantikan. Ayi akan tetap dikenang sebagai Ayi seutuhnya. Namanya akan tetap ada di hati bobotoh, terutama Viking.

Sementara sebagai bentuk penghormatan, sejak Ayi meninggal tahun lalu, posisi Panglima Viking praktis dikosongkan. Viking ogah memilih orang untuk menggantikan posisi Ayi.

"Panglima itu hanya ada satu, Mang Ayi. Posisi itu dikosongkan dan akan tetap kosong," ungkap Yana.

Untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Ayi, kini Viking tak punya sosok panglima. "Sekarang semuanya bareng-bareng. Yang gantiin posisi itu ya kita babarengan (bersama-sama)," katanya.


(Mt/Okz)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru