MATATELINGA, Delitua- Pengunjung dan warga sekitar RSU Sembiring, Delitua, Jumat kemarin (1/10/2021) sempat membuat heboh oleh seorang pria diduga ODGJ. Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa itu coba merampas senjata api milik personel polisi yang sedang bertugas mengawasi mesin ATM.
Informasi diperoleh dilapangan menyebutkan, saat itu personel polisi bernama Bripda Indra sedang bertugas di RSU Sembiring untuk mengamankan mesin ATM yang ada dilokasi kejadian.
Saat itu, seorang pria berbadan tegap yang memakai baju kaos warna oranye kemudian datang menghampirinya.
"Awalnya saya pikir pria itu mau transaksi ke ATM, tapi tiba-tiba dia mengarah ke saya dan malah minjam senjata yang saya pegang dan malah langsung berusaha merampas," sebutnya, pada wartawan di lokasi.
Melihat gelagat tak baik tersebut, Bripda Indra langsung memberikan perlawanan dibantu petugas sekuriti RSU Sembiring. Tak lama berselang, pria tegap tersebut berhasil diamankan lalu diikat dengan tali.
Baca Juga:Dua Direktur PT PND Ditikam
Selanjutnya, Bripda Indra bersama pihak security RSU Sembiring coba menginterogasi pria tinggi tersebut. Namun, pria itu langsung marah-marah dan menjerit tak karuan hingga mengundang perhatian warga sekitar.
Bripda Indra kemudian menghubungi Polsek Delitua untuk mengamankan pria tersebut. Saat diwawancarai wartawan di Mapolsek Delitua, pria yang mengaku bernama Natal Sembiring, warga Desa Lau Rakit, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang itu membantah jika ia coba merampas senjata milik Bripda Indra.
Beberapa warga pun kemudian menyebut bahwa Natal Sembiring merupakan pria yang telah lama mengalami gangguan jiwa.
"Awalnya dia normal bang, tapi sesudah habis pulang merantau dari Surabaya sifat dan jiwa dia sudah berubah kayak orang Stres," sebut salah satu warga yang mengenalnya.
Terpisah, Kepala Desa Lau Rakit, Edy Gunanta Ginting saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Natal Sembiring adalah warganya. Ia juga mengamini jika Natal Sembiring belakangan ini mengalami kelainan jiwa.
"Iya benar, sekarang aku lagi di kantor Polsek Delitua guna memberikan keterangan ke Polisi," sebut Kades Edy Gunanta.