MATATELINGA, Medan : Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Arief S Trinugroho menuntut peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat (PKN) II angkatan XIX membawa perubahan di lingkungannya.
Perubahan tersebut, harus bisa meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini diungkapkan Arief S Trinugroho saat melepas 60 peserta PKN di Aula Beringin Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Sumut, Jalan Ngalengko, Medan, Kamis (1/12). “Kita masuk ke era disrupsi di mana perubahan itu cepat sekali, kalau kita tidak masuk ke dalamnya kita akan ketinggalan, tertinggal atau ditinggalkan, karena itu bapak ibu sekalian dilatih untuk menjadi pemimpin perubahan yang inovatif dan kreatif,” katanya.
Menurut Arief, lulus dari PKN II merupakan langkah awal dari menciptakan perubahan. Selanjutnya, para pemimpin perubahan perlu mengimplementasikannya ke lingkungan kerja masing-masing yang menghasilkan perbaikan signifikan.
“Ini masih langkah awal, selanjutnya ada tahap menengah dan jangka panjang, bapak ibu sekalian harus terus membuat perubahan, jangan berhenti untuk kesejahteraan masyarakat kita,” kata Arief.(james)