Berita Sumut

Revitalisasi Lapangan Merdeka Usung Konsep Pelestarian Ruang Kota Bersejarah dan Konteks Dinamika Rancang Kota Kontemporer

rizky
Mtc/ist
Revitalisasi Lapangan Merdeka Usung Konsep Pelestarian Ruang Kota Bersejarah dan Konteks Dinamika Rancang Kota Kontemporer
MATATELINGA. Medan -Sejalan dengan aspirasi masyarakat, Wali Kota Medan Bobby Nasution tengah mengagendakan revitalisasi Lapangan Merdeka. Selain sebagai Ruang Terbuka Hijau, revitalisasi ini mengusung konsep utama pelestarian ruang kota bersejarah dipadukan dengan konteks dinamika rancang kota kontemporer.



Kebijakan ini menuai apreasiasi karena wujud komitmen Bobby Nasution dalam melindungi Lapangan yang bersejarah itu.


"Lapangan Merdeka memang patut dilindungi. Harus ada upaya untuk merawat dan menjaga keasriannya. Di antaranya melalui revitalisasi," ujar pengamat sosial budaya, Suyadi San, S.Pd., M.Si., Jum'at (24/09/2021)


Baca Juga:Lemkapi Beri Penghargaan Presisi Award Kepada Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut

Tak hanya pengamat, bahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga memuji dan mendukung Bobby Nasution merevitalisasi Lapangan Merdeka. Dukungan itu disampaikan Gubsu saat memimpin rapat koordinasi yang diikuti Bobby Nasution, Senin (20/09/2021) kemarin.


Dalam rapat itu, Edy memberikan dukungan kepada Bobby Nasution untuk merevitalisasi Lapangan Merdeka. Terlebih Bobby menunjuk Kepala Bappeda Medan Benny Iskandar untuk memaparkan gambaran Lapangan Merdeka kelak setelah dilakukan revitalisasi.



"Saya lihat gambaran revitalisasi Lapangan Merdeka yang dibuat Bobby bagus. Saya dukung itu. Coba dibantu Rp100 miliar dari mana dananya coba dicari tahu dulu," kata Gubernur kepada Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis dalam rapat tersebut.


Untuk revitalisasi Lapangan Merdeka, Pemko Medan membutuhkan dana sekitar Rp174 miliar. Karena itu, Pemko Medan akan mengupayakan anggaran untuk revitalisasi itu.


Penulis
: Mtc/rel
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaRevitalisasi Lapangan Merdeka Usung Konsep Pelestarian Ruang Kota Bersejarah dan Konteks Dinamika Rancang Kota KontemporerTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.