MATATELINGA. Asahan - Kebakaran satu rumah semi permanen yang berada di dusun II desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu Asahan pada Jum’at (02/07/2021) sekira pukul 21.30 Wib, rumah yang ditempati oleh keluarga Paerin luluh lantak di makan si jago merah, dan kebakaran tersebut ditengarai adanya unsur kesengajaan .
Keterangan Erni (28) warga dusun II desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu Asahan yang merupakan anak Paerin kepada matatelinga.com Sabtu (03/07/2021) di rumahnya membenarkan bawasanya rumah orang tuanya yang selama ini ditempatinya sudah habis luluh lantak di makan si jago merah pada hari Jum’at 02 Juli 2021 sekira pukul 21.00 Wib, tidak ada lagi yang tersisa dari rumah kami selain puing puing sisa kebakaran semalam dan saat ini kami bersama orang tua menumpang berteduh di rumah keluarga, ujarnya.
Baca Juga:Kejatisu Terima Tiga Berkas Perkara Jualbeli Ilegal Vaksin Covid 19
Erni juga mengatakan sebelum kejadian kebakaran tersebut sekira pukul 20.00 Wib, adik saya memang ada ribut dengan mantan pacarnya saat di warung membeli mie, dan dalam keributan tersebut terselip ucapan mantan pacar adik saya yang berinisial “S” warga desa Tinggi Raja Asahan dengan ucapan “Kalau ada kebakaran di atas, itu saya yang membakar“ dan lagi ada beberapa orang warga lainnya yang juga mengetahui orang tersebut membeli dua botol berisikan bensin, dan tidak lama kemudian terdengar teriakan warga masyarakat yang mengatakan adanya api membakar rumah orang tua saya.
[br]
Kami hari ini berencana membuat laporan kepihak Kepolisian Sektor Air Batu terkait persoalaan ini, dan saya berharap pihak Kepolisan dapat memberikan perlindungan kepada saya selaku warga masyarakat yang teraniaya ini, dan mudah mudahan dalam proses pelaporan ini kami juga diberikan kemudahan agar kasus pembakaran rumah milik orang tua saya ini dapat segera terungkap.
Dalam membuat laporan ini saya bersama beberapa orang saksi serta kepala dusun akan memberikan keterangan yang sesungguhnya atas kejadian tersebut, ungkapnya. (Mtc/ben)