Berita Sumut

Kasus Nakes Suntikan Vaksin Kosong, 3 Saksi Tenaga kesehatan, 2 Penginput Data Dimintai keterangan

Administrator
Suriyanto/Matatelinga.com
 Ditreskrimum, Kabid Humas, Kapolres Belawan dan Perwakilan IDI saat menggelar konferensi pers di Polres Belawan (21/1/2022)
MATATELINGA, Medan- Direktorat Reskrimum Polda Sumut sudah memeriksa lima saksi dalam kasus tenaga kesehatan (Nakes) yang menyuntik vaksin kosong kepada siswa sekolah dasar di Kecamatan Medan Labuhan.



Hal itu disampaikan Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kapolres Belawan AKBP Faisal RH, Ketua IDI Sumut Ramlan dan Ketua IDI Kota Medan Wijaya, Jumat (21/1/2022).


"Sudah dilakukan gelar perkara. Lima orang saksi terdiri dari 3 orang tim tenaga kesehatan, orang tua, dan penginput data peserta vaksinasi sudah dimintai keterangan sebagai saksi," katanya.


Tatan mengungkapkan, Polda Sumut bersama Polres Belawan, Labfor Polda Sumut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut dan Kota Medan, tengah mendalami kasus yang viral di media sosial tentang adanya tim medis yang memberikan vaksin kosong kepada siswa sekolah dasar saat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun pada Senin (17/1) lalu di SD Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan.


"Kami sampaikan prosesnya masih berjalan dengan melibatkan beberapa ahli, labfor, dalam menganalisa dan melakukan perbandingan tentang video viral tenaga kesehatan menyuntik vaksin kosong kepada siswa itu," ungkapnya.


Penulis
: Suriyanto
Editor
: Amrizal
Tag:index vaksinasikrimum Poldasumatatelinga.commatatelinga comTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.