Senin, 02 November 2026 WIB

Terpeleset di Aliran Sungai Bah Bolon, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas

- Kamis, 07 Mei 2020 18:18 WIB
Terpeleset di Aliran Sungai Bah Bolon,  Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas
Mtc/ist
Seorang wanita berusia sekitar empat puluh tahun ditemukan warga sudah tidak bernyawa lagi di aliran Sungai Bah Bolon. Penemuan ini sempat membuat heboh dan menjadi tontonan warga sekitar
MATATELINGA, Medan: Seorang wanita berusia sekitar empat puluh tahun ditemukan warga sudah tidak bernyawa lagi di aliran Sungai Bah Bolon. Penemuan ini sempat membuat heboh dan menjadi tontonan warga sekitar. 


Sosok mayat tersebut ditemukan oleh pekerja yang menggali dan mengumpulkan pasir yang muncul secara tiba-tiba dan sudah tersangkut di aliran air sungai Bah Bolon di Dusun Pamatang Panei Nagori Pamatang Panei, Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun, Kamis (7/5/2020) sekira pukul 09.00.wib.

Atas penemuan mayat tersebut warga sekitar langsung melaporkan ke Polsek Panei Tongah. Menindaklanjutin laporan tersebut Kapolsek bersama dengan Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam serta 6 (enam) orang anggota langsung meluncur mendatangi TKP penemuan mayat.

Setibanya di TKP petugas dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi mayat tersebut ke pinggir untuk dilakukan pemeriksaan.  Selanjutnya Petugas membawa jasad korban yang diketahui bernama Bunga Rame Saragih (40) warga Nagori Pamatang Panei Kabupaten Simalungun kerumah duka untuk disemayamkan. 

Suami korban menuturkan sebelum ditemukan meninggal dunia istrinya selama 4  (empat) hari belakangan mengeluh sakit (asam lambung) lalu pada hari Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 04.00 korban terbangun dari tidurnya dan keluar dari kamar. 


Setelah menunggu beberapa saat suami korban merasakan ada yangg janggal karena melihat korban tidak masuk kedalam kamar lagi.

[br]

Kemudian suami korban keluar kamar untuk mencari keberdaan istrinya dan mencari keluar rumah dan melihat pintu pagar sudah terbuka. Akan tetapi sudah bolak balik dicari korban tidak ditemukan juga dan pukul 09.00 wib dirinya mendengar informasi dari warga mengatakan bahwa pekerja penggali pasir  ada menemukan sesesok mayat tersangkut dialiran sungai. 

Lalu saksi Marpensius purba (41) bersama dengan temannya Jipo Purba (30) melaporkan atas penemuan tersebut kepada Gamot dan didengar juga oleh suami korban dan setelah dicek ternyata wanita tersebut adalah istrinya.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Panei Tongah Juni Hendrianto, pria dengan tiga balok emas dipundaknya ini membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. 

"Dari hasil pemeriksaan di lapangan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terpeleset saat berada dipinggiran air sungai dan terbawa arus air. Dan keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian korban," tutup AKP Juni. (mtc/J.Subrata)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru