Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diduga Diotaki Istri

- Selasa, 07 Januari 2020 15:18 WIB
Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diduga Diotaki Istri
mtc/ist
Polisi telah mengamankan tiga orang tersangka kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55). Dari tiga orang yang diamankan, salah seorang di antaranya adalah istri Jamaluddin berinisial Z. Dia diduga sebagai otak pelaku.
MATATELINGA, Medan:  Polisi telah mengamankan tiga orang tersangka kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55). Dari tiga orang yang diamankan, salah seorang di antaranya adalah istri Jamaluddin berinisial Z. Dia diduga sebagai otak pelaku.





Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan setelah dilakukan penyelidikan lewat metodi deduktif dan induktif, Polda Sumut di-back up Polrestabes Medan telah menangkap 3 orang pelaku pembunuhan itu. Dia memaparkan, tiga tersangka pelaku yang diamankan yakni istri Jamaluddin, Z, dan dua orang suruhannya. 

“Istri korban, 2 orang suruhannya, adalah JP dan R. Otaknya adalah istrinya sendiri,” sebut Argo, Selasa (7/1/2019).

Terpisah,  Pengadilan Negeri (PN) Medan mengapresiasi Polri yang telah mengungkap kasus ini. 

“Yang jelas penghargaan kita sebesar-besarnya kepada penyidik, yang meskipun dengan waktu yang relatif lama telah berhasil mengungkap kasus ini,” ucap Humas PN Medan, Erintuah Damanik.





Dia memastikan tidak ada sentimen dari pihak di PN Medan jika perkara pembunuhan ini dilimpahkan pengadilan ini. “Yang jelas ketika ini dilimpahkan ke pengadilan kita bicara fakta, kita tidak ada bicara sentimen saat mengadili orang. tetap berdasarkan fakta dan bukti di persidangan,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, Jamaluddin yang juga menjabat Humas PN Medan ditemukan tak bernyawa di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD. Kendaraan mewah berisi jasad hakim PN Medan itu didapati di jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Jumat (29/11). 

Jasad Jamaluddin telah diautopsi di RS Bhayangakara, Medan, Jumat (29/11) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11). (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru