Senin, 22 Juni 2026 WIB

Wabup Sergai Dukung Mata Pelajaran Pancasila Masuk Kurikulum

- Jumat, 06 Desember 2019 16:30 WIB
Wabup Sergai Dukung Mata Pelajaran Pancasila Masuk Kurikulum
Mtc/ist
Wabup Sergai H Darma Wijaya menerimsa audensi DPD Rumah Aspirasi Milenial (RAM) Kabupaten Sergai di ruang rapat Wabup Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (5/12).
MATATELINGA, Sergai: Wabup Sergai H Darma Wijaya menerimsa audensi DPD Rumah Aspirasi Milenial (RAM) Kabupaten Sergai di ruang rapat  Wabup Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (5/12/2019).



Wabup H Darma Wijaya menyampaikan pada dasarnya dia mendukung ditanamkannya mata pelajaran Pancasila dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Dia menegaskan pentingnya penanaman nilai  Pancasila bagi seluruh masyarakat Indonesia dari anak-anak sampai orang tua, dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang Universitas. Hal ini mengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta nilai-nilai Pancasila yang terbukti telah mempersatukan Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika.

"Beberapa tindakan anarkis seperti bom bunuh diri dan kekerasan mengatasnamakan agama yang terjadi akhir-akhir ini bisa jadi disebabkan rendahnya pemahaman terhadap nilai Pancasila dan nilai ajaran agamanya sendiri sehingga mudah saja didoktrin untuk melakukan tindak kekerasan dengan dalih pembelaan agamanya. Sudah saatnya pelajaran Pancasila kembali dimasukkan kedalam Kurikulum mata pelajaran,"bebernya.

Elvi Yuliani.N Founder Rumah Aspirasi Millenial menerangkan bahwa keresahannya mengingat telah dihilangkannya pelajaran Pancasila dalam kurikulum pelajaran sekolah  di Indonesia, menurutnya dengan dihilangkannya pelajaran tersebut dapat menggerus nilai luhur Pancasila dalam jiwa generasi muda dan dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dimasa mendatang.





Dia juga bertambah khawatir mengingat kemajuan teknologi media sosial yang sangat cepat, dengan teknologi tersebut berita akan sangat cepat tersebar termasuk berita yang benar dan  berita bohong. 

" Nah bila generasi muda millenial yang terpapar berita bohong tersebut tidak punya nilai luhur Pancasila, persatuan dan kesatuan maka akan sangat mengancam disintegrasi bangsa,"sebutnya.

Pihaknya juga berinisiatif membentuk Rumah Aspirasi Milinial bersama teman sejawatnya yang sama peduli tentang melestarikan  nilai luhur Pancasila dalam jiwa seluruh warga Indonesia. Melalui  RAM  yang bekerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) maka penanaman ideologi pancasila akan lebih mudah untuk dilakukan.

Hadir dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Kominfo Sergai Drs H.Akmal, AP., M.Si., Kepala Badan Kesbangpol Purba Siregar, Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Jaini Purba, S.Sos.I, Dedi Saputra selaku Co Founder Rumah Aspirasi Millenial serta beberapa pengurus RAM lainnya. (mtc/qoqo)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru