Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB
Sudah 26 Terduga Teroris Diamankan Polisi di Sumut

Bom Rakitan Milik Jaringan Teroris di Medan Diledakan

- Senin, 18 November 2019 17:30 WIB
Bom Rakitan Milik Jaringan Teroris di Medan Diledakan
mtc/ist
Dua unit bom rakitan dan sejumlah bahan kimia yang disita petugas kepolisian dari para tersangka kasus terorisme di Medan dimusnahkan. Pemusnahan atau disposal itu dilakukan di di areal perkebunan tebu milik PTPN II di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamp
MATATELINGA, Medan: Dua unit bom rakitan dan sejumlah bahan kimia yang disita petugas kepolisian dari para tersangka kasus terorisme di Medan dimusnahkan. Pemusnahan atau  disposal itu dilakukan di di areal perkebunan tebu milik PTPN II di Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Senin (18/11/2019).






[adx]

Pemusnahan ini dilakukan dengan meledakkan dua bom rakitan yang masih aktif. Sementara bahan kimia, seperti serbuk pupuk, potasium dan belerang dimusnahkan dengan cara dibakar. 

"Yang kita musnahkan ada dua barang bukti. Yakni dua bom aktif dan satu lagi bahan-bahan peledak," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Kapolda menyebutkan dua bom tersebut merupakan hasil penggeladahan polisi dan Densus 88 Antiteror di rumah Y, yang diduga sebagai salah satu rekan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, RMN. Dua bom yang ditemukan itu ada dua jenis, yakni bom pipa dan satu lainnya dirakit dengan kaleng cat.

"Sempat dibuang oleh jaringan pelaku ke sungai, tapi berhasil ditemukan petugas kemarin," ungkapnya.





[adx]

Dua bom yang musnahkan itu sudah lengkap dan siap diledakkan. Tersangka Y sendiri diduga sebagai perakit bom. Dari rumahnya juga ditemukan bahan-bahan peledak yang juga dimusnahkan itu.

Masih ada barang bukti lain yang diamankan petugas, antara lain panah beracun, senjata api rakitan dan beberapa pipa berisi bahan kimia yang kedua ujungnya telah dicor dengan semen. Petugas masih belum memusnahkan pipa-pipa itu karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh petugas labfor.

Agus juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait jaringan yang berbaiat kepada ISIS tersebut. Tiga orang tersangka berhasil diamankan dari daerah Belawan pada Senin siang. Ketiga orang yang diamankan itu yakni C yang bertugas sebagai bendahara jaringan ini, serta B dan HI yang diduga sebagai perakit bom. 

C sendiri diamankan setelah diserahkan kepala lingkungan setempat kepada polisi.  Kemudian B dan HI merupakan dua orang yang sempat janjian ketemu dengan tiga pelaku yang kemarin melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak dengan petugas sehingga satu petugas terluka dan dua pelaku tewas. "B dan HI ini memiliki kemampuan merakit bom," papar Agus.

Dengan penangkapan ketiga tersangka itu, secara total polisi dan Densus 88 telah mengamankan 26 orang yang terkait dengan jaringan ini, lima diantaranya perempuan.  (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru