Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Viral Video Siswa SMK di Medan Mengamuk Karena Ditilang, Ini Penjelasan Polisi

- Kamis, 15 Agustus 2019 16:34 WIB
Viral Video  Siswa SMK di Medan Mengamuk Karena  Ditilang, Ini Penjelasan Polisi
Mtc/ist
Video seorang siswa pelajar SMK di Medan mengamuk lantaran tidak terima ditilang viral di media sosial. Kejadia itu terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Kota.
MATATELINGA, Medan: Video seorang siswa pelajar SMK di Medan mengamuk lantaran  tidak  terima ditilang viral di media sosial. Kejadia itu terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Kota. 

Pelajar itu melampiaskan kemarahanya dengan menghalangi mobil polisi yang lewat di  jalan raya .  Dalam video berdurasi 3 menit tiga detik itu remaja itu tampak marah, dan menyebut polisi tidak menjalankan sila ke lima yakni 'keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia'.

" Dimana keadilan bagi saya'' teriaknya.

[adx]


Emosi anak muda itu  kian  menuncak saat melihat polisi membiarkan seorang pengendara lewat tanpa menggunakan helm namun tidak ditilang , lantaran petugas kepolisian fokus meladeninya 

"Kenapa tidak ada keadilan bagi saya, kenapa tidak ada. Ini tidak pakai helm, kenapa tidak ditilang . Tidak ada keadilan bagi saya," ujarnya lagi. 
Aksinya akhirnya reda, setelah beberapa warga menenangkanya, dia pun dibawa ke pinggir jalan.       


[adx]


Kapolsek Medan Kota  Kompol Revi Nurvaleni saat  dikonfirmasi membenarkan  adanya peristiwa penilangan itu. Revi menerangkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/8), saat itu pelajar tersebut marah  karena tidak terima ditilang.

"Kemarin sore, anak ini nangis karena dilakukan  tindakan penilangan,  lalu tidak bisa menunjukka SIM  dan STNK. Lalu dia tidak terima ditilang,  karena menurut dia plang (razia) terlalu dekat, terus sebagian orang  yang dia lihat tidak ditilang," ujar Revi Nurvaleni, Rabu (14/8).


[adx]


Namun  kata Revi usai meluapkan kemarahan, siswa itu tersebut sadar akan kesalahanya dan  telah meminta maaf dan mengakui perbuatanya  kepada polisi  pada  Rabu (14/8) malam.  

"Sudah minta maaf kepada institusi kepolsian dan mengaku salah.  Sudah minta maaf , dia datang  bersama orang tua dan wali kelas, hari ini,''tutup Revi. (mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru