Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Soal Tuduhan Minta Jatah Pinjaman Karyawan, Ini Jawaban Ketua SPSI Bahlias

- Rabu, 03 Juli 2019 14:11 WIB
Soal Tuduhan Minta Jatah Pinjaman Karyawan, Ini Jawaban Ketua SPSI Bahlias
Matatelinga.com
Terkait Permasalahan Pinjaman Bank Karyawan Bahlias yang beberapa hari ini sempat viral yang melibatkan oknum Ketua SPSI bahkan dipertemuan Kedua Semalam Selasa (2/7)di Balai Desa Bahlias yang dihadiri seluruh Peserta undangan termasuk Ketua SPSI harus d
MATATELINGA, Simalungun: Terkait Permasalahan Pinjaman Bank Karyawan Bahlias yang beberapa hari ini sempat viral yang  melibatkan oknum Ketua SPSI bahkan dipertemuan Kedua Semalam Selasa (2/7/2019)di Balai Desa Bahlias yang dihadiri seluruh Peserta undangan termasuk Ketua SPSI harus dibatalkan oleh Perangkat Desa dengan alasan tidak yang dapat dijelaskan.

[adx]

Namun saat itu kru Matatelinga.com menyempatkan untuk dapat mengkonfrmasi langsung kepada oknum terkait permasalahan tersebut, Junaidi selaku Ketua SPSI mengatakan  bahwa pihaknya tidak pernah melakukan patokan jatah tersebut seperti yang dituduhkan terhadap dirinya.

"Dalam hal pinjaman saya selaku ketua sebutnya, murni hanya membantu kepentingan karyawan karena ini memang tugas saya selaku SPSI, lebih lanjutnya yang tadinya jika karyawan melakukan pinjaman harus mengikutkan kartu Jamsostek Asli dari salah satu persyaratan kini setelah kita lakukan pertemuan dengan pihak Ba nkbisa hanya melampirkan fhotokopi saja," bebernya.


"Kalau pun ada pemberian pemberian berapa pun itu adalah keiklasan Karyawan namun tidak pernah mematokan harga, tidak diberipun saya pun tidak apa-apa,"  sebut Junaidi lagi.

Masih katanya, bisa dilihat hanya beberapa orang yang hadir menyatakan keberatan dengan tuduhan terhadap dirinya, padahal yang berurusan dengan Bank jumlahnya cukup banyak tapi mereka tidak ada keberatan.

"Kami menilai dalam permasalahan ini merasa ada yang sengaja menunggangi untuk menjatuhkan saya,"ujar Junaidi.

Sementara itu salah seorang karyawan yang hadir disaat pertemuan itu sangat kecewa dengan pihak perangkat desa dengan membatalkan pertemuan itu dengan tidak memberikan alasan yang tepat sehingga harus tertunda lagi. (mtc/simangunsong)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru