MATATELINGA, Medan: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy
Rahmayadi mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkunan Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Sumut untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam
pelayanan publik. Ukuran pekerjaan ASN bukan hanya sekadar waktu kehadiran,
melainkan hasil pekerjaannya.
Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi ketika memberikan
arahan dan bimbingan kepada para ASN di lingkungan Pemprov Sumut di Aula Raja
Inal Siregar, lantai 2, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro 30, Medan,
Kamis (2/5/2019). "Ini ukuran pekerjaan kita bukanlah waktu, melainkan hasil
pekerjaan," ujar Gubernur yang hadir bersama Wakil Gubernur Sumut Musa
Rajekshah.
Selain itu, Gubernur juga mengingatkan agar ASN
bekerja secara praktis dan tidak bertele-tele. Hal tersebut dilakukan agar
pelayanan kepada masyarakat tidak lambat. Jika bisa dilakukan dengan ringkas,
tidak perlu dilakukan secara lambat. "Saya kepengin yang praktis-praktis, tidak
bertele-tele, jika bisa sehari kenapa harus seminggu? Yang penting bertugas
benar-benar Lillahi Ta'ala," katanya.
Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa dirinya dan ASN
yang mengawaki Sumatera Utara. Untuk itu ia mengajak para ASN bersama-sama
dirinya membangun Sumut dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Ayo,
saat ini Sumatera Utara kita yang atur, berikan saran kepada saya, saya tidak
bisa berpikir sendiri membangun Sumatera Utara yang kita cintai ini," katanya.
Kepada para ASN, Edy juga berpesan, agar tidak
melakukan pekerjaan dengan terpaksa. Karena hidup tidak akan bahagia bila
melakukan sesuatu dengan terpaksa. "Gimana hidup kalian terpaksa, dimana
nikmatnya," katanya.
Selain itu, Gubernur mengharapkan agar para ASN introspeksi
diri. Apalagi, beberapa hari lagi menjelang Ramadan. "Bulan puasa penuh
magfirah penuh ampunan, semuanya saya mohon maaf, saya mohon maaf kepada rakyat
Sumatera Utara, karena sebentar lagi puasa, karena bulan Ramadan penuh
pengampunan," ujarnya.
Di akhir, Gubernur berpesan agar ASN selalu berdoa,
beribadah dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena, dengan iman, negara
akan makmur. "Makanya jangan tinggalkan berdoa, kalian salat, kebaktian, saya
ngomong begini, karena tanpa iman, rusak negara ini," pesannya di hadapan para
pimpinan OPD Pemprov Sumut dan ASN di lingkungan Pemprov Sumut.
(Mtc/rel)