Senin, 07 September 2026 WIB

Wagubsu: Jaga Kedamaian Sumut Lewat Pesan Kegamaan

Admin - Rabu, 19 Maret 2014 16:23 WIB
Wagubsu: Jaga Kedamaian Sumut Lewat Pesan Kegamaan
Matatelinga - Medan,  Wagubsu meminta Pengajian Alhidayah yang memiliki perwakilan di setiap Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara ikut menjaga suasana kondusif melalui pesan-pesan keagamaan.

Harapan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi MSi saat menerima audiensi Pengurus Pengajian Alhidayah Provinsi Sumatera Utara, di ruang kerjanya,Rabu (19/3) .

Hadir mendampingi Wagubsu, Kabiro Binkemsos Provsu H Hasban Ritoga Mewakili Kadis Pendidikan Provsu Henri Sinaga, Kabid Kesbang Provsu Muhammad,  Kabid Diskominfo Provsu Eli Suharni.

Silaturahmi pengurus pengajian Alhidayah menurut Wagubsu tentu hal yang positif. Karena semua menyadari bahwa pembangunan tidak hanya pembangunan fisik saja tetapi juga pembangunan non fisik.

"Pembangunan rohani juga sangat penting karena kita memerlukan keseimbangan antara pembangunan fisik dan non fisik karena itu pengajian Alhidayah yang mempunyai perwakilan setiap kabupaten kota di Provinsi Sumut ini kita berharap bisa menyampaikan pesan-pesan rohani, pesan-pesan keagamaan yang membuat suasana Sumut ini tetap sejuk dan tetap kondusif," harap Wagubsu.

Apalagi, lanjutnya, menjelang pesta demokrasi pada 9 april mendatang. Tentu kehadiran Pemgajian Alhidayah dapat berkontribusi dalam menciptakan kesejukan dan kondusifitas di Sumut.

"Silaturahmi ini banyak mamfaatnya, disamping kita bisa mendapat banyak informasi juga bisa menambah rezeki," ujarnya.

Mengenai rencana Rakerda Pengajian Alhidayah Sumut yang rencananya dilaksanakan pada 22 Maret 2014 di Asrama Haji Medan, Wagubsu berharap mudah-mudah berlangsung dengan baik. "Selamat ber-rakerda dan Insya Allah saya akan hadir dalam Rakerda," janjinya.

Sementara Itu Ketua DPD Pengajian Alhidayah Sumut Dra Hj Tengku Andromeda menyampaikan bahwa kegiatan-kegitan Alhidayah ini yang paling fokus adalah membantu program-program pemerintah dalam memberdayakan masyarakat terutama dalam bidang keagamaan.

"Ini adalah termasuk program kami dan yang paling penting adalah program biro dakwah, muamalah, organisasi dan salah satu yang tak kalah pentingnya adalah ketenagakerjaan yaitu pembinaan UKM," katanya.

Alhidayah telah berdiri tahun 1979 di seluruh provinsi di Indonesia dan Alhidayah Sumut adalah salah satu organisasi pengajian yang  berdiri pada tahun 1979 dan sampai sekarang masih tetap eksis.

"Adapun fungsi dari kita dalam mengadakan Rakerda adalah  konsolidasi organisasi, mengevaluasi kinerja dan tidak lupa juga fungsi dan peran Alhidayah untuk melaksanakan pileg dan pilpres kami tetap istiqomah untuk menjaga kondusifitas dari pada keamanna sumut," ujarnya

(Mt-01)


SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru