Jumat, 19 Juni 2026 WIB

PLTA Batang Toru Klaim Aman dan Ramah Lingkungan

- Rabu, 30 Januari 2019 15:35 WIB
PLTA Batang Toru Klaim Aman dan Ramah Lingkungan
mtc/amel
Pada umumnya PLTA besar memindahkan penduduk, namun PLTA Batang Toru tidak ada memindahkan satupun penduduk. Ini salah satu kelebihan dari PLTA yang dikelola PT North Sumatera Hydroquinone Energy (NSHE).
MATATELINGA, Medan : Pada umumnya PLTA besar memindahkan penduduk, namun PLTA Batang Toru tidak ada memindahkan satupun penduduk. Ini salah satu kelebihan dari PLTA yang dikelola PT North Sumatera Hydroquinone Energy (NSHE). 


"Selain itu, PLTA Batang Toru paling efisien. DAM dibangun antara tebing tebing yang sangat curam mengikuti bentuk topografi alam," ungkap Senior Advisor Lingkungan NSHE, Agus Djoko Ismanto Adji kepada wartawan di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (30/1/2019).

Kata Agus, proyek PLTA Batang Toru secara fundamental akan mempertahankan dan selalu ikut program kelestarian kawasan yang menghasilkan air sebagai bahan baku operasinya. Karena itu secara alami pembangunannya tetap mengedepankan pentingnya mempertahankan kelestarian keragaman hayati termasuk satwa di kawasan Batang Toru. 

"Proyek memerlukan lingkungan yang mendukung sebagai penyimpan air secara alamiah. Dalam hal ini PLTA Batang Toru menerapkan sistem run off river hydropower, sehingga tidak perlu menampung air dalam jumlah yang banyak. Namun air akan tetap mengalir ke hilir selama 24 jam. Jadi aliran sungai tidak terganggu dengan adanya bendungan, karena air tetap akan dilepas terus menerus," ucap dia.


Tenaga Ahli NSHE untuk Desain Bendungan, Kegempaan dan Terowongan, Didiek Djarwadi menjelaskan PLTA Batang Toru dibangun tidak diatas sesar dan dibangun untuk tahan gempa dengan mengadopsi praktek terbaik dari ketentuan nasional dan internasional terbaru yang berlaku. Selain itu, PLTA Batang Toru telah memiliki kajian – kajian gempa yang dipersyaratkan termasuk geologi dan geofisika. Termasuk Seismic Hazard Assessment dan Seismic Hazard Analysis. 

"Jika bendungan dibangun sesuai standar dipersyaratkan, maka bangunan tersebut akan tahan gempa," jelasnya.

Sementara, Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Muda dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara, Fitri Noor menyatakan area pembangunan PLTA Batang Toru berstatus APL (Area Penggunaan Lain). Meski begitu, PLTA Batang Toru tetap berperan aktif menjaga keragaman hayati termasuk Orang Utan yang ada dikawasan tersebut. (mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru