Rabu, 14 Oktober 2026 WIB

Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi

- Senin, 21 Januari 2019 22:10 WIB
Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi
Matatelinga
MATATELINGA, Asahan: Seorang pria berinisial SN ,31, warga desa pondok Bungur kecamatan rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, bikin geger dan gerah anggota Bawaslu kecamatan Rawang maupun komisioner Bawaslu kabupaten Asahan, pasalnya SN mengaku ngaku anggota Bawaslu saat ada caleg yang sedang melaksanakan pertemuan dengan konstituennya di desa Rawang, dan mengutip sejumlah rupiah untuk memuluskan pertemuan pertemuan tersebut.

Keterangan Murdi ,29, warga rwang Panca Arga kepada Matatelinga.com, Senin (21/1/2019) di Rawang Panca Arga membenarkan bahwa SN  beberapa hari lalu ada membuat kegaduhan di rumah seseorang yang akan digunakan untuk pertemuan caleg dengan kostituennya, SN yang mengaku anggota Bawaslu kecamatan sempat mengancam akan membubarkan pertemuan tersebut, dikarenakan  menurut pengakuan SN pertemuan tersebut tidak ada ijin dari Bawaslu, namun acara tersebut dapat dilangsungkan , bila caleg dimaksud memberikan sejumlah uang tutup mulut, ujarnya.

Lanjut Murdi, kegaduhan tersebut sempat membuat masyarakat setempat berkumpul dan hingga datangnya anggota Bawaslu kecamatan ke lokasi kejadian, dan pemuda yang melihat kedatangan anggota Bawaslu yang beneran langsung melarikan diri, dan anggota Bawaslu kecamatan rawang Panca Arga mencari pemuda tersebut,  namun tidak ditemukan, dan akhirnya anggota Bawaslu Kecamatan rawang melakukan mediasi dengan pihak keluarganya.

Pada Senin (21/1/2019) sekira pukul 09.30 wib keluarga SN menghantarkannya ke Pos Pelayanan Polisi yang berada di kecamatan Rawang Panca Arga , ungkapnya .

Secara terpisah  Kasat Intel Polres Asahan AKP.Kholis Alfan melalui Kaur Bin Ops Sat.Intel Iptu.G.Silaban ketika dihubungi melalui selularnya membenarkan adanya kejadian tersebut, dan saat ini terhadap pemuda mengaku Bawaslu masih dilakukan proses pemeriksaan di unit intel, dan terhadap caleg yang merasa dirugikan sampai saat ini belum membuat Laporan Polisi terkait hal tersebut.

Pelaku bukan merupakan anggota Bawaslu Kecamatan Rawang Panca Arga, pelaku juga memiliki kartu identitas yang dikeluarkan oleh salah satu media cetak, namun kebenarannya juga masih diragukan, mengingat pelaku saat di introgasi dalam memberikan jawaban tidak jelas atau melenceng dari pertanyaan yang diajukan, pungkasnya

(ben)


Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru