Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Miris, Gas Tiga Kilogram Langka, Masyarakat di Sigumpar Beralih ke Kayu Bakar

- Senin, 29 Januari 2018 12:00 WIB
Miris, Gas Tiga Kilogram Langka, Masyarakat di Sigumpar Beralih ke Kayu Bakar
Mtc/ilustrasi
Akhir-akhir ini, gas elpiji untuk ukuran 3 kilogram langka di Kecamatan Sigumpar Toba Samosir. Pantauan media matatelinga.com pada Sabtu 27/1 di sejumlah pangkalan gas 3 kilogram tidak memiliki stok untuk mencukupi jatah lelanggan. Dan jikapun ada maka, h
MATATELINGA, Tobasa: Akhir-akhir ini, gas elpiji untuk ukuran 3 kilogram langka di Kecamatan Sigumpar Toba Samosir. Pantauan media matatelinga.com pada Sabtu 27/1 di sejumlah pangkalan gas 3 kilogram tidak memiliki stok untuk mencukupi jatah lelanggan. Dan jikapun ada maka, harganya akan melambung tinggi. Biasanya hanya seharga Rp. 16.000 menjadi Rp. 20.000 hingga Rp.  22.000.

Kabid ekonomi S.  Tampubolon yang ditemui disela acara resepsi mengatakan jika beliau sudah mendengar keluhan dari berbagai daerah.  Dirinya sudah menelusuri sebab akibat langkanya gas 3 kilo tersebut. Para distributor gas mengatakan jika semua pangkalan sudah disuplai. "Ya,  saya sudah telpon mereka (distributor-red). Mereka mengatakan masih tetap membagi seperti biasa" ungkap beliau.

Anehnya lagi, pangkalan resmi menjual diatas harga yang ditetapkan sebesar Rp. 16.000 /tabung.  

Darwin Napitupulu asal Sigumpar mengatakan jika harga yang didapat bervariasi.  Rp.  18-20.000 /tabung.  "Itupun sudah nyarinya jauh dari desa saya" ungkap Darwin.

Masyarakat diminta tindak tegas pelaku yang bermain dalam pendistribusian gas tiga kilo gram untuk masyarakat miskin.

Banyak masyarakat akhirnya memilih menggunakan kayu bakar untuk memasak setiap harinya.

Banyak juga pengguna pelanggan gas 3 kilo gram ini orang yang mampu.  Padahal gas tiga kilo gram hanya diperuntukkan untuk orang miskin.

Akankah permasalahan yang sama akan terulang kembali?  (Mtc/Pintor)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru