Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Tak Masuk dalam Daftar Cagub Pilgubsu 2018, Tengku Erry Nuradi 'Banjir' Dukungan

James Pardede - Kamis, 11 Januari 2018 11:38 WIB
Tak Masuk dalam Daftar Cagub Pilgubsu 2018, Tengku Erry Nuradi 'Banjir' Dukungan
Matatelinga/James Pardede
Karangan bunga sebagai ungkapan terimakasih dan dukungan kepada HT Erry Nuradi
MATATELINGA, Medan : Tak masuk dalam daftar bakal Calon Gubernur (Cagub) pada Pilkada Gubernur 2018, Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si menerima ratusan karangan bunga sebagai ungkapan rasa terima kasih masyarakat, pendukung dan relawan PATEN atas dedikasinya selama ini sebagai Gubernur Sumatera Utara. Karangan bunga yang berdatangan dan dipasang di halaman kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan sudah dipasang di pelataran parkir kantor Gubsu sejak Rabu (10/01/2018) malam.


Pantauan di kantor Gubsu, Kamis (11/01/2018) karangan bunga yang berjejer di halaman kantor Gubsu mulai berdatangan karena Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi sebagai petahana tidak ikut mendaftarkan diri sebagai salah satu peserta dalam Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) 27 Juni 2018 mendatang.

Karangan bunga sebagai ungkapan terimakasih dan dukungan kepada HT Erry Nuradi

Dari beberapa papan bunga yang dipajang ada beberapa kalimat yang intinya mendukung Erry Nuradi untuk tetap bersemangat menjalankan tugas sebagai Gubsu. Papan bunga yang ada di halaman parkir Kantor Gubsu ada yang bertuliskan "Kami Selalu Dihatimu dan Mencintaimu Bapak Tengku Erry Nuradi. Dari Ibu-ibu Siswa Hikmatul Fadhillah. Devi Susanti". Selanjutnya ada juga yang bertuliskan "Kami Cinta Dan Bangga dengan Paten", "Kami Cinta Gubernur Sumut Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si dari Perwakilan Masyarakat Medan Helvetia."


Ada juga papan bunga yang bertuliskan "Tetap Tegar Pemimpinku, Kami Tetap Mengingat dan Bersamamu dari Masyarakat Krakatau Sidodame". Barisan papan bunga di depan kantor dan dihalaman kantor Gubsu ini mengundang perhatian warga yang melintas. Selain di Jalan Diponegoro, papan bunga yang berdatangan juga dipasang di Jalan Kartini Medan.

Saat ditanya kepada tukang antar karangan bunga yang menolak memberi nama menyampaikan bahwa ia hanya ditugaskan mengantarnya saja. Di faktur pembelian tidak ada tertulis nama pengirim, hanya tertulis dari relawan PATEN, masyarakat Helvetia atau masyarakat KrakatauTengku Erry Nuradi.


Beberapa dari karangan bunga ada juga yang menyampaikan bahwa dengan tidak terpilihnya Erry Nuradi sebagai Calon Gubernur karena tidak mendapat dukungan dari partai politik sebagai persyaratan mendaftarkan pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara. Berdasarkan aturan yang ada, untuk bisa maju menjadi salah satu kontestan Pilkada Gubsu 2018 harus memiliki 20 % suara dukungan dari 100 kursi Anggota DPRD Sumut. Berarti harus ada koalisi paling sedikit dua partai pendukung untuk memenuhi 20 kursi sebagai persyaratan dukungan untuk maju.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru