Kamis, 17 September 2026 WIB

Hindari Mudik pada Saat Detik-Detik Akhir Menjelang Hari H Natal dan Tahun Baru

- Sabtu, 23 Desember 2017 15:40 WIB
Hindari Mudik pada Saat Detik-Detik Akhir Menjelang Hari H Natal dan Tahun Baru
MATATELINGA/JAMES P PARDEDE
Kapal penyeberangan di Da
MATATELINGA, Medan : Kadis Perhubungan Provsu Ir. Anthony Siahaan, ATD melalui Sekretaris Dishub Provsu Darwin Purba menyampaikan bahwa puncak arus mudik Natal 2017 diprediksi terjadi 23-24 Desember. Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru 2018 diprediksi terjadi pada  29-30 Desember 2017.

"Sementara untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 1-7 Januari 2018 dan untuk mengantisipasi hal ini kita telah mempersiapkan beberapa langkah strategis termasuk mempersiapkan posko di beberapa titik," kata Darwin Purba dalam konferensi pers Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Sumut, Rabu (20/12) lalu.


Beberapa sarana transportasi diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang, terutama pada H-1 menjelang Natal dan Tahun Baru. Untuk sarana penyeberangan di Danau Toba, ada lima kapal penyeberangan yang akan beroperasi, yaitu KM Tao Toba I dan KM Tao Toba II rute Ajibata-Tomok  dengan frekuensi perjalanan lima trip per hari.

Kemudian, KM Sumut I rute Muara-Nainggolan dengan frekuensi perjalanan satu trip per hari dan dua kali dalam seminggu. KM Sumut I rute Balige-Onanrunggu dengan frekwensi perjalanan satu trip (2x seminggu).



KM Sumut II rute Tiga Ras-Simanindo dengan frekuensi perjalanan tujuh trip per hari. Selain kapal penyeberangan di Danau Toba, kata Darwin, ada juga kapal penyeberangan di Kepulauan Nias dengan enam kapal. Yakni, KM Belanak rute Sibolga-Gunung Sitoli-Sibolga dengan frekwensi perjalanan enam trip per minggu dan berangkatnya selalu malam hari.

Kemudian, KM Wira Victory, rute Sibolga-Gunung Sitoli-Sibolga dengan frekwensi perjalanan 14 trip per minggu. Ada juga KM Simeuleu rute Sibolga-Teluk Dalam-Sibolga dengan frekwensi perjalanan 2 trip per minggu.

"KM Simeuleu juga memiliki rute Teluk Dalam-Pulau Telo-Teluk Dalam dengan frekwensi perjalanan enam trip perminggu," tandas Darwin Purba dihadapan wartawan media cetak dan elektronik.



Untuk KM Wira Glory, rutenya Sibolga-Gunung Sitoli-Sibolga dengan frekwensi perjalanan enam trip per minggu dan KM Jayanti rute Sibolga-Gunung Sitoli dengan frekwensi perjalanan dua trip per minggu.

"Selain transportasi penyeberangan ke kawasan wisata Danau Toba, kita juga mengantisipasi lonjakan penumpang di moda transportasi darat seperti bus dan taksi, kereta api serta jalur udara terutama di Bandara Kuala Namu dan Bandara lainnya seperti Silangit, Aek Godang dan Binaka Gunung Sitoli," katanya.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Muhammad Ayub menyampaikan, pertemuan yang digelar ini sebagai sarana informasi tentang kesiapan angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Sumatera Utara.



Guna mengantisipasi angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, penting menyiapkan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru agar tidak meresahkan masyarakat. Dinas Kominfo Sumut berperan aktif untuk memberikan informasi tersebut kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Darwin Purba mengimbau masyarakat yang ingin mudik Natal dan Tahun Baru jangan pada saat detik-detik terakhir, upayakan pulang satu hari sebelum hari H dan pulang kembali dari mudik lebih cepat.

"Hal ini perlu disikapi untuk menghindari tumpukan kendaraan pada saat menjelang hari H Natal dan Tahun Baru," tandasnya.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru