Kamis, 30 April 2026 WIB

Yuanda Korban Hanyut di Sungai Aek Sakur Belum Ditemukan

- Rabu, 25 Oktober 2017 08:15 WIB
Yuanda Korban Hanyut di Sungai Aek Sakur Belum Ditemukan
mtc/ben
Yuanda E Erfina (15) siswi SMK Yaspenda Pulau Rakyat kelas X yang hilang dan diduga hanyut di aliran sungai Aek Sakur tepatnya di tangkahan padas Aek Sakur dusun III deda Gunung Melayu kecamatan Rahuning Asahan pada Minggu 22 Oktober 2017 hingga kini bel
MATATELINGA, Asahan: Yuanda E Erfina (15) siswi SMK Yaspenda Pulau Rakyat kelas X yang hilang dan diduga hanyut di aliran sungai Aek Sakur  tepatnya di tangkahan padas Aek Sakur dusun III deda Gunung Melayu kecamatan Rahuning Asahan pada Minggu 22 Oktober 2017 hingga kini belum ditemukan.

Kapolsek Bandar Pulau AKP.Victor Simanjuntak melalui Kanit Serse Iptu Edi Siswoyo saat dihubungi via selularnya membenarkan Yuanda yang diduga hilang dikarenakan hanyut dialiran sungai Aek Sakur pada Minggu (22/10/2017) sekira pukul 17.00 hingga kini Rabu (25/10/2017) sekira pukul 07.30 wib belum diketemukan.

Iptu Edi Siswoyo juga mengatakan Kapolsek Bandar Pulau AKP.Victor Simanjuntak beserta personil juga turut melakukan penyisiran disekitar kejadian, dan dalam pencarian ini juga dilibatkan unsur masyarakat, BPBD Asahan, Basarnas Tanjung Balai, tim relawan , personil Koramil 15 Bandar Pulau, tim yang melakukan pencarian korban ini dimulai dari pukul 08.00 wib hingga pukul 17.00 wib, dikarenakan factor situasi dan kondisi lapangan.

Menurut informasi dari tim penyelam bahwa arus bawah sungai tersebut sangat deras dan keruh, serta di dasar sungai banyak bebatuan besar dan akar pohon yang hanyut, hal inilah yang membuat kesulitan tim penyelam falam melakukan penyisiran di bawah air.

"Namun demikian kami bersama tim burupaya semaksimal mungkin, dan pagi ini aktifitas pencarian korban juga sudah dimulai,"ungkap Edi.

Secara terpisah kepala BPBD Asahan Syafruddin Harahap dalam keterangannya juga mengatakan hingga saat ini Rabu (25/10/2017) korban Yuanda E Elfina belum ditemukan.

"Kami masih dilapangan untuk berupaya menemukan korban yang diduga hanyut di aliran sungai Aek Sakur," sebutnya.

Sementara kendala yang dihadapi tim dalam melakukan pencarian tersebut diantaranya kondisi sungai Aek Sangkur sangat sempit, memiliki tebing yang sangat curam, dasar sungai penuh dengan bebatuan yang cukup besar, memiliki arus bawah yang sangat kuat serta berair keruh dan banyaknya akar akar pohon yang hanyut dialiran sungai tersebut.

"Selama ini tim bergerak melakukan pencarian korban dimulai dari pukul 08.00 wib hingga pukul 17.00 wib, hal tersebut dikarenakan factor situasi dan kondisi alam didaerah tersebut.
Diharapkan hari ini kinerja tim dalam melakukan pencarian korban hanyut ini dapat membuahkan hasil,"tukasnya (mtc/ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru