Rabu, 24 Juni 2026 WIB

PTPN II Berikan Tali Asih Untuk Penggarap di Desa Lau Cih

- Senin, 14 Agustus 2017 21:58 WIB
 PTPN II Berikan Tali Asih Untuk Penggarap di Desa Lau Cih
(Mtc/ist)
Sejumlah warga penggarap di tiga Desa Laucih, Simalingkar A,Nomo Bintang dan Desa Pancur Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang milik PTPN II mendapat tali asih (ganti rugi) tanaman mereka rusak, Senin (14/8) siang.

PTPN II Berikan Tali Asih Untuk Penggarap

MATATELINGA, Deliserdang: Sejumlah warga penggarap di tiga Desa Laucih, Simalingkar A,Nomo Bintang dan Desa Pancur Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang milik PTPN II mendapat tali asih (ganti rugi) tanaman mereka rusak, Senin (14/8) siang.

Hal tersebut diberikan langsung oleh pengacara PTPN II Sastra SH yang dilakukan di Kantor PTPN II Pancur Batu.

"Kita menyerahkan tali asih sebanyak 13 orang, tetapi yang hadir baru enam orang, karena hari kerja ada yang belum hadir dengan jumlah total Rp 1.35 juta lebih. Dimana, pemberian tali asih yang dilakukan oleh pihak Direksi PTPN", adanya laporan masyarakat dengan tanaman mereka terkena saat dilakukan pembersihan lahan di PTPN II ini.

Pemberian tali asih ini, terus dilakukan dengan secara bertahap dengan laporan masyarakat, yang tanamannya terkena, sebut Sasta.

Tambah sastra, sedangkan masalah rumah (bangunan) yang masih berdiri, pihak PTPN II masih melakukan pendataan  dengan ganti ruginya nanti. Sebab, pihak PTPN terus memperhatikan masyarakat yang sebelumnya menempati lahan PTPN.

Ketika disinggung dengan masyarakat yang melakukan aksi demo, Sasta mengatakan, masalah demo memang dibenarkan dalam undng undang yang berlaku dan PTPN menyambut pisitif aja menanggapinya, dimana dasar hukum kita jelas dari kepemilikan lahan yakni HGU 171/ Simalingkar A  berlaku sampai tahun 2034 dan kemudian kenapa ini kebun dibangun perumahan sesuai Pepres no 62 tahun 2011 tentang  tata ruang perkotaan bidang ru, yang dibangun perumahan perkotaan itu dasar hukumnya.

Salah seorang warga yang mendapat tali Asih dari pihak PTPN II pada Waspada, sangat senang sekali. Dimana, tanaman kami yang terkena pembersiahan lahan diperhatikan, sebutnya.(mtc/amr)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru