Wadohh...SDN 0100027 Bau Limbah Ayam Potong & Ikan
- Rabu, 17 Mei 2017 14:55 WIB
Benawi
MATATELINGA, Asahan: Lingkungan pendidikan seyogianya bersih dan higienis. Apalagi setaraf sekolah dasar. Namun anehnya, bau menyengat itu terjadi di SD Negeri 0100027 Simpang Empat, Asahan.
Mirisnya lagi, kondisi ini telah berlangsung selama dua tahun. Siswa SD di sana kadang harus memakai masker untuk menjalani rutinitas belajar mengajar.
Limbah pasar tradisional tersebut terakhir kali dilakukan pembersihan pada 2009 dilakukan oleh Dinas kebersihan Pemkab Asahan di bawah pimpinan Bupati Asahan, drs.H.Taufan Gama Simatupang,MAP.
Keterangan Harfen, anggota Lembaga Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kecamatan Simpang empat Asahan, Rabu (17/5/2017) kepada Matatelinga.com, JPKP selaku penggerak pendamping pembangunan yang berada di kecamatan Simpang Empat Asahan ini sangat prihatin dengan kondisi lingkungan sekolah SD Negeri 010027 Simpang Empat.
"Anak murid maupun guru yang sedang melaksanakan kegiatan ajar mengajar dalam kondisi tidak sehat dikarenakan harus menghirup bau busuk yang dihasilkan oleh limbah sampah basah dari pasa tradisional di belakang dan samping sekolah tersebut," ujarnya.
Harfen juga mengatakan berawal dari banyaknya murid sekolah yang terserang Ispa dan ada guru yang terkena Sinositis, kemudian pihaknya bersama warga mau pun kepala sekolah setempat melakukan gebrakan untuk menangani permasalahan tersebut.
"Kami juga telah menyurati pihak kecamatan setempat mau pun dinas terkait untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini, sementara kami juga telah mengimbau pemilik lahan yang digunakan sebagai pasar tradional tersebut tidak pernah mendapat tanggapan serius, sehingga kami melakukan langkah langkah pengaduan ke pihak pemerintahan," imbuhnya.
Selain itu informasi yang diperolehnya, pasar tradisional ini dikelola oleh pihak perseorangan yang terdiri dari lima orang. Yakni Lina alias Meks warga Tanjung Balai, Wulan warga Simpang Empat, Nasib warga Medan serta dua orang yang masih belum kami dapatkan identitasnya.
Mereka melakukan usaha dengan membuka lapak pasar tradisional ini hendaknya juga harus memikirkan dampak yang dihasilkan dari limbah pasar tersebut demikian juga terhadap limbah air yang dihasilkan.
Namun pada kenyataannya limbah dibuang tepat disamping sekolah SD Negeri 010027 ini, sehingga bau busuk yang menyengat terlebih pada saat terik matahari senentiasa dihirup oleh anak sekolah itu.