Sabtu, 19 September 2026 WIB

Tergiur Handpone, Dua Pemuda Rampok di Angkot

Admin - Sabtu, 17 Desember 2016 19:02 WIB
Tergiur Handpone, Dua Pemuda Rampok di Angkot
Matatelinga.com
Matatelinga.com - Petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal mengamankan dua orang remaja yang merampok seorang penumpang angkutan umum di Jl Pinang Baris Kelurahan Lalang Kecamatan Sunggal, Jumat (16/12).

Dua orang pelaku yang diamankan yakni berinisial SDS ,18, warga Jl P Baris Gg Pancasila, dan. MJS ,18, warga Jl P Baris Gg Wakaf Sunggal.

Kapolsek Medan Suynggal Kompol Danie Marunduri melalui Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Nur Istiono, Sabtu (17/12/2016) mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku bermula ketika petugas mendapatkan laporan adanya aksi amuk massa terhadap pelaku perampokan di Pinang Baris.



Mendapatkan laporan tersebut, personil kita langsung turun ke lokasi. "Keduanya dihakimi warga lantaran merampok hanphone seorang penumpang angkutan umum," kata Nur Istiono.

Dijelaskan dia, kejadian perampokan ini bermula ketika korban Dian Anggraini ‎warga Jl Pangeran Diponegoro Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selata‎n, hendak pulang ke rumahnya dari P Baris, dengan menumpangi angkot.

"Saat korban bermain handpone, dua pelaku yang juga berada di dalam angkot, tergiur untuk memiliki handpone korban," ungkapnya.



Sejurus kemudian, kedua remaja tanggung ini kemudian merampas handphone digenggaman korban, kemudian meloncat dari angkot, dan masuk ke kawasan padat di Pinang Baris. "Korban lalu berteriak minta tolong, warga yang mendengar mengejar kedua pelaku," kata Nur.

Hingga akhirnya, kedua pelaku menyerah setelah dikepung warga. Tak ayal, akibat perbuatannya kedua pelaku diamuk‎ massa hingga babak belur. Beruntung, petugas Polsek Sunggal yang mendapat laporan ini lalu mengamankan pelaku dari amukan masa. "Keduanya sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan," tandasnya.

Sementara, kedua remaja ini mengaku nekad merampok korban, untuk mendapatkan uang membeli narkoba jenis sabu sabu. "Rencana hapenya mau digadai untuk beli sabu," katanya.


(Mtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru