Kamis, 01 Oktober 2026 WIB

Doa Bersama Antar Umat Beragama Sergai Untuk Jalin Persatuan dan Kesatuan

Admin - Jumat, 02 Desember 2016 17:31 WIB
 Doa Bersama Antar Umat Beragama Sergai Untuk Jalin Persatuan dan Kesatuan
Humas
Wabup Sergai Darma Wijaya memberikan kata sambutan dalam doa bersama, Jumat (2/12/2016).

Matatelinga.com - Sejumlah tokoh lintas agama se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan doa bersama yang digelar di Mapolres Sergai Sei Rampah, Jum’at (2/12/2016). Meski diiringi dengan guyuran hujan, namun acara doa bersama berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Turut hadir Wabup Sergai Darma Wijaya, Kapolres AKBP Eko Suprihanto, SH, SIK, MH beserta jajarannya, Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST, Kajari Erwin Panjaitan, SH, Pabung 0204/DS Mayor Inf. Sukaraito, Asisten Pemum Drs. Ramses Tambunan, M.Si, Kabag Humas Benny Saragih, para pemuka agama Islam, Kristen Protestan, Khatolik, Hindu, Budha dan Konghucu. “Saya mewakili Pemkab Sergai menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh komponen masyarakat yang hadir pada saat ini. Semoga NKRI tetap jaya dan Kabupaten Sergai selalu mendapat lindungan dari Tuhan Yang Maha Esa", ujar Wabup Darma Wijaya.

Sebelumnya Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto, SH, SIK, MH dalam arahannya memberikan apresiasi kepada para undangan, meskipun diguyur hujan tetap hadir pada acara ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Sergai menjunjung ke-Bhinekaan dan keragaman. Perbedaan yang ada diantara kita tidak menjadi masalah. Selain itu juga kita patut berbangga karena di Provinsi Sumut, hanya Polres Sergai saja yang menggelar doa bersama dengan tokoh lintas agama.



Kapolres Sergai mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga suasana agar tetap kondusif. Dengan kekuatan doa semoga Tuhan dapat mengambulkan semua permohonan kita. “Saat ini kita sedang diuji dengan berbagai macam persoalan, jangan sampai kita terprovokasi hingga membuat kita terpecah belah. Dengan doa bersama ini mari kita wujudkan ketentraman dan kedamaian serta kerukunan antar umat beragama di Indonesia”, papar AKBP Eko Suprihanto.

Sementara mewakili tokoh agama Budha yang disampaikan oleh Andri Alim mengatakan kegiatan ini untuk memperkuat hubungan diantara umat beragama serta agar Sergai aman dan sentosa. Meskipun di daerah lain suasana keamanannya sering bergejolak, akan tetapi di Sergai selalu berjalan dengan kondusif. Hal ini berarti membuktikan bahwa aparat pemerintahan dan keamanan selalu bersatu dan saling kompak.



Selanjutnya mewakili umat Islam, Ketua MUI Sergai KH. Lukman Yahya mengatakan dengan adanya gejolak konflik saat ini yang terjadi, umat Islam merasa ada yang hilang (keadilan). Keadilan adalah hak semua orang, dalam firman Alah SWT yang memerintahkan bahwa keadilan dan kebaikan adalah prikemanusiaan. Jika keadilan itu hilang maka terjadilah gejolak. Gejolak ini mengganggu kegiatan keseharian kita, oleh karenanya kita harapkan kepada para penegak hukum agar keadilan ini dijadikan pijakan dalam melaksanakan tugasnya terkait dengan keadilan hukum. Selain itu, tokoh-tokoh agama lain juga diberikan kesempatan menyampaikan petuahnya dalam doa bersama ini.


SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru