Minggu, 31 Mei 2026 WIB
Antisipasi Isu Perpecahan NKRI

Polsek Medan Baru Melaksanakan Apel Gabungan

Admin - Rabu, 23 November 2016 19:02 WIB
Polsek Medan Baru Melaksanakan Apel Gabungan
Matatelinga.com
Matatelinga.com - Kepolisian Polsek Medan baru menggelar apel gabungan dengan muspika Kecamatan Medan  Barat, Rabu (23/11/2016) pukul 09.00 wib di lapangan dropout Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto, Medan.

Apel gabungan ini dipimpin oleh Kapten Inf M. Marpaung Danramil 01 dan dihadiri Kapolsek Medan Baru Kompol Roni Bonic SH, Sik, MH, Camat medan petisah rahmad SP Harahap, Camat Medan Barat Ridho Nasution, Wakapolsek Medan Barat serta diikuti peserta apel gabungan Personel Babinsa, Personel Polsek medan baru, Personil medan barat, Lurah dan kepling Medan petisah dan medan barat.



Dalam arahannya, Kapten Inf M. Marpaung Danramil 01 menyampaikan situasi Kamtibmas sekarang sedang dalam kondisi hangat.

"Untuk itu saya minta kepada masyarakat jangan mau terprovokasi. Mereka menggunakan Agama sebagai alat provokasi," ujar Kapten Inf M. Marpaung

Apabila masyarakat mendapatkan sekecil apapun, Kapten Inf M. Marpaung meminta kepada masyarakat untuk dapat komunikasi kepada Polri, Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas.

"Kita harus rela berkorban demi keutuhan NKRI, meneruskan arahan Panglima TNI, bila nanti suasana kacau, kita juga siap Jihad. Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan," tegasnya.



Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic SH, Sik, MH, menyampaikan pesan moral dalam mengantisipasi isu mengenai aksi demo yang nantinya akan berlangsung seluruh wilayah Indonesia dan demo tersebut nantinya akan mengarah ke tindakan Makar.

"Kita harus bersatu, kemarin telah berlangsung apel 3 pilar kebangsaan di lapangan Benteng yang terdiri dari Bhabin Kamtibmas, Babinsa, lurah dan Kepala Lingkungan, Agar menyampaikan terhadap toga dan tomas supaya sama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Wilayah Kota Medan tetap aman dan kondusif," ungkap Ronni Bonic.



Dalam apel gabungan tersebut, Ronni Bonic juga menyampaikan pesan Kamtibmas kepada seluruh warga masyarakat agar tidak mudah terprokasi dan ikut-ikutan dalam aksi unjuk rasa terkait Kasus Penistaan Agama tersangka Basuki Jahya Purnama (Ahok).

"Kita harus dapat bersinergi dalam menjaga keutuhan NKRI dan Harga Mati. Kita tidak boleh membiarkan adanya oknum-knum yang menunggangi pengunjuk rasa untuk melakukan tindakan Makar dan mengarah ke tindakan anarkis, kita Abdi Negara harus dapat menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Negara tidak boleh Kalah dengan pelaku-pelaku kejahatan," tegasnya.

"Seperti diketahui, proses hukum sudah berjalan status Ahok sudah menjadi tersangka, ini menjadi tugas pihak Abdi Negara untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat agar dapat memberikan pesan-pesan Kamtibmas jepercayaan kepada Polri, penanganan kasus penistaan Agama ini sudah menjadi. Di proses dan ditindak lanjuti oleh Polri, serta menyapaikan kepada warga agar tidak lagi melakukan aksi-aksi unjuk rasa terkait denagn masalah kasus Penistaan Agama kita menunggu proses penyidikannya," sambung Ronni.



Kemudian Camat Medan Petisah, Rahmad SP Harahap juga memberikan arahan pada apel gabungan tersebut dan meminta kepada seluruh masyarakat untuk terlibat membantu aparat keamanan TNI/POLRI.

"Kepada Kepala Lingkungan (Kepling) juga harus berperan aktif dalam penyampaian informasi sekecil apapun yang timbul ditengah-tengah masyarakat demi menciptakan situasi aman dan kondusif," terang Rahmad.

(Mtc/Nico)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru