Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Diduga ada Oknum Polisi ikut Bongkar Rumah Perwira, terkapar diterjang timah panas

Admin - Minggu, 10 Juli 2016 07:00 WIB
Diduga ada Oknum Polisi ikut Bongkar Rumah Perwira, terkapar diterjang timah panas
Matatelinga.com
Matatelinga,com,  Meskipun Polisi Polresta Medan telah melumpuhkan satu pelaku dengan timah panas dan meninggal dua, usai mendapat perawatan di RS Brimob Poldasu Jl Kh Wahid Hasyim Medan, teteap melaukan pencarian terhadap rekan rekannya yang melakukan pembongkaran rumah dan pencurian.

Rekan pelaku bernama GS alias Gegek alias Hendri di Jalan Vanili Raya Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/7/2016).
 
Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan warga Jalan Vanili, Perumnas Simalingkar, atas pengembangan kasus pembobolan rumah Perwira Poldasu, Kasubdit III Intelkam Poldasu, AKBP Ahyan, di Jalan Cinta Karya, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Di mana petugas juga berhasil menangkap pelaku pencurian bernama Ramadhan Syahputra yang kini tewas ditembak aparat kepolisian.

Informasi Matatelinga.com dilapangan, menerangkan  tertangkapnya Gagah Suhendra diduga oknum polisi yang merupakan otak dari aksi pencurian dikediaman Perwira Polda Sumut tersebut. Karena saat diamankan melakukan perlawanan petugas pun akhirnya terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan ke arah kaki.

“Sore tadi kita kembali mengamankan pelaku pencurian di rumah Perwira Polda Sumut dan penembakan terhadap dua personil Satreskrim Polresta Medan. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan sebab saat akan ditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas,” terang Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal.

Namun, saat disinggung mengenai pelaku pencurian merupakan oknum kepolisian, Fahrizal membantahnya. Pelaku merupakan warga sipil yang melakukan tindak kejahatan. “Bukan anggota polisia dia (Gagah Suhendra-red),” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Medan itu, saat ini pelaku tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk diberikan perawatan intensif oleh tim medis. Sebab pelaku usai dilumpuhkan dengan timah panas mengeluarkan banyak darah. Dari tangan tersangka petugas berhasil mendapatkan barang bukti berupa uang tunai senila Rp 1,7 juta hasil dari penjualan emas milik korban, 1 unit Hp merek Samsung GT I 9500 dan Nokia C5, 4 jam tangan, dan tanda kewenangan
“Kasusnya masih kita selidiki. Saat ini pelaku sudah berada di RS Bhayangkara Polda Sumut,” pungkas Fahrizal.


(Mtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru