Matatelinga.com, Ratusan Warga Jalan Terusan, Gang Selamat, Dusun 5, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (15/2/2016) sore dikejutkan dan heboh.
Pasalnya, Safitra
Gunawan alias Fitra ,25, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara
menggantungkan lehernya dengan kain yang diikat ke jendela kamar
rumahnya.
Diduga korban nekad mengakhiri hidupnya, karena depresi menghadapi yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini.
Informasi dihimpun,
korban pertama kali ditemukan oleh adiknya Sarifudin ,20, yang saat itu
hendak memasukkan kasur kedalam kamar korban.
Lantaran pintu terkunci, Sarifuddin menggedor pintu kamar abangnya, namun tak ada jawaban.
"Tadi mau masukkan
kasur kedalam kamar abangku. Pas kugedor tak ada jawaban. Disitu,
kudobrak pintunya dan kulihat abangku telah gantung diri
Abangku masuk ke kamar jam 11.30 siang tadi," katanya.
Sarifuddin yang
melihat abangnya gantung diri, lalu berteriak. Warga yang mendengar
teriakan itu, beramai - rama mendatangi rumah korban.
Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuanc yang mendapat informasi turun kelokasi kejadian dan menurunkan korban.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesmana Zendrato ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.
"Dari hasil pemeriksaan, korban murni bunuh diri.Tidak ada tanda - tanda kekerasan ditemukan ditubuh korban," jelasnya.
Diungkapkannya, korban
nekad mengakhiri hidupnya diduga depresi. "Korban tidak diotopsi atas
permintaan keluarga. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan,"
katanya.
Pacar korban, Nursaira
alias Ira ,22, warga Jalan Puri, Gang Sinoni, Kecamatan Medan Area
mengaku, mengetahui sang pacar tewas gantung diri dari adik korban.
"Saya tahunya tadi
setelah mendapat kabar dari adik pacar itu. Tadi malam kami masih kumpul
di rumah kakak sepupunya di Jalan Rahayu," ungkapnya.
Saat pulang ke rumah, ia dan pacar itu juga sempat telpon - telponan. Dalam
pembicaraan itu, korban sempat mengajak dirinya untuk bunuh diri. Namun, perkataan korban tidak digubrisnya.
"Dalam percakapan
kami, pacarku sempat mengajakku untuk bunuh diri, tapi tidak kutanggapi.
Ia juga sempat minta maaf dan bilang sayang kali sama diriku.
Ia mengaku, selama lima bulan pacaran tidak pernah bertengkar. Dirinya juga mengaku akan menikah pada Maret 2016.
"Saya memang ada
masalah sama orang tua dan lari dari rumah. Pacarku sempat mengajak
pulang, namun aku belum siap. Tadi malam tangannya pun berdarah karena
mukul sepeda motornya. Pacarku juga bilang ia tertekan melihatku
bertengkar sama orang tuaku,"pungkasnya.
(Mtc)