Matatelinga.com, Surat pernyataan atau janji politik yang dibacakan Sebastian Hutabarat pada saat kampanye akbar di lapangan Sisingamangaraja Balige Sabtu ( 28/11/2015) tidak terlaksana. Dihadapan puluhan ribu simpatisan dan partai pengusung, pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 (dua) ini Ir. Poltak Sitorus dan Robinson Tampubolon SH tidak mau menandatangi surat yang diajukan tersebut.
Alasan Poltakro tidak mau menandatangani janji politik tersebut karena masyarakat yang hadir jauh lebih tinggi nilainya dari pada surat yang ditanda tangani dihadapan notaris.
Mendengar hal tersebut, Tahan Panggabean meminta Poltakro untuk tidak menandatangani perjanjian itu karena isi dari perjanjian hanya dilakukan pihak Sebastian Hutabarat. Poltakro meminta pihak anggota DPRD untuk menilai, karena mereka yang lebih paham mengenai delik hukum perjanjian tersebut yang seharusnya dibuat bersama-sama.
Beberapa isi dari janji politik tersebut mengenai UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang menginginkan anggaran dipemerintahan kabupaten Tobasa dipublikasikan di papan informasi dan di website pemerintah kabupaten Toba Samosir seperti yang dilakukan Jokowi saat menjadi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sebastian juga menyinggung UU No 5 Tahun 2015 tentang ASN (Aparat Sipil Negara) dan UU No 30 Tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan.
Sebastian Hutabarat juga dengan sangat tegas menanyakan kesediaan Poltakro untuk memberantas mafia mark-up anggaran disetiap dinas pemerintah daerah kabupaten Toba Samosir dan suap untuk pengisian jabatan di pemerintahan. “Jika Poltakro melenceng atau ingkar janji dari pernyataan tersebut maka, mereka harus mundur dari jabatannya”ungkap Sebastian.
Atas pembacaan janji politik tersebut massa dan simpatisan yang hadir bertepuk tangan dan menyambut gembira hal tersebut, namun mereka kecewa karena Poltakro tidak bersedia menandatangani perjanjian yang diajukan Sebastian Hutabarat.
Harapan Sebastian Hutabarat agar Poltakro menandatangi perjanjian tersebut akhirnya kandas, karena pasangan calon bupati tersebut menolak.
Sebastian Hutabarat adalah salah satu photografer terkenal di Tobasa sekaligus pemilik Toba Art Balige. Beliau pindah dari Bandung dan membuka usaha percetakan dan sejenisnya di Tobasa. Sebastian terkenal sangat vokal mengkritisi pemerintah Tobasa dan juga perusahaan-peusahaan yang tidak berpihak dengan kepada kepentingaan masyarakat dan lingkungan. Beliau juga pernah mengkritisi pemerintah tentang bebasnya truk-truk pengangkut kayu yang merusak jalan karena kelebihan tonase.
(Mtc/Pintor)
MATATELINGA, Medan Kritik keras soal kisruh pembiayaan akomodasi peserta penyelenggaraan ASEAN U19 Boys&039 Championship 2026 di Sumater
Bola
MATATELINGA, Medan Komitmen membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran
Ekonomi
MATATELINGA,Deli Serdang Kecepatan dan ketepatan menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa. Prinsip ini dibuktikan secara nyata oleh P
Berita Sumut
MATATELINGA, Binjai Komitmen Polres Binjai dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap
Berita Sumut
MATATELINGA, Sinalungun Merespons informasi dari masyarakat melalui media sosial terkait adanya gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah
Lifestyle
MATATELINGA, Belawan Petugas Satnarkoba Polres Pelabuhan Belawan diserang anak buah pengedar narkoba di Bagan Deli Belawan,Rabu malam (03/0
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk memperkuat upaya keselamatan masyarakat di sejumla
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, turun langsung meny
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu (3/6/2026) malam membawa musibah bagi Ismail, warga Dusun V, Des
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar penyuluhan kesehatan tentang Hantavirus sekaligus membagikan vita
Berita Sumut
MATATELINGA,Deli Serdang Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat sinergi dengan instansi vertikal melalui pengembangan kawasan p
Berita Sumut