Matatelinga.com, Kapal Patroli milik Ditpolair Polda Sumatera Utara KP Jaitun ketika berpatroli dikawasan perairan Belawan pada Rabu ( 11/11/2015) malam berhasil menangkap kapal ikan KM Rezeki Abadi GT .5 nomor 132/phb.S7 ber abk( anak buah kapal ) 4 orang ketika ketika menyeludupkan trenggiling ke Malaysia .
Untuk pengusutan lebih lanjut kapal KM Rezeki Abadi bersama muatannya 91 ekor trenggiling dan 9 ekor yang telah mati hidup langsung digiring leh kapal Patroli KP-Jaitun kepangkalan Ditpolair Polda Sumatera Utara dikawasan Jalan TM Pahlawan Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan .
Setibanya kapal didermaga Ditpolair Polda Sumatera Utara barang bukti tangkapan kapal bersama trenggiling sebanyak 91 ekor langsung dilihat oleh Direktur Polair Polda Sumatera Utara , Kombes Drs Tubuh Musyareh dan ketika muatan kapal dibongkar ternyata dari 91 ekor trenggiling tersebut 9 ekor telah mati .
Menurut keterangantekong kapal KM Rezeki Abadi , Adi Sutrisno warga Lorong Harapan Gudang Arang mengatakan bahwa dia hanya disuruh membawa trenggiling tersebut ke Malaysia dengan upah sebesar Rp 5 juta rupiah dan perbuatan ini sudah yang ketiga kalinya mengantarkan trenggiling ke Malaysia .
Saya tidak tau bahwa binatang yang kami bawa ke Malaysia ini dilarang oleh Pemerintah Indonesia karena saya hanya diperintah dan mendapatkan upah saja karena menangkap ikan dilaut tidak dapat karena angin dan ombak besar diiringi angin kencang .
Direktur Polisi Perairan Polda Sumatera UtaraKombes Pol Drs Tubuh Musyareh saat dikonpirmasi membenarkan bahwa kapal Patrolinya KP- Jaitun ada menangkap kapal ikan bermuatan trenggiling sebanyak 91 ekor namun 9 diantaranya sudah mati .
Trenggiling sebanyak 91 ekor tersebut akan diserahkan ke Balai Koservasi Alam sementara 4 orang Abk ( anak buah kapalnya ) akan terus kami periksa dan usai diperiksa akan kami serahkan ke Pengadilan Negeri Medan .
Trenggiling merupakan binatang yang langka dan dilindungi oleh Pemerintah Indonesia , barang siapa yang memperjual belikan akan dikenakan sansi pidana . Apalgi trenggiling tersebut akan diseludupkan kenegara Jiran di Malayasi kata Tubuh Musyareh didampingi Kapten kapal Patroli KP- Jaitun , AKP Gatot. HS .
Menurut berbagai keterangan yang berhasil dihimpun di Belawan ,bahwa harga trenggiling dipasaran di Malaysia sangat mahal untuk perkilonya dibayar sebesar 15000 ringgit Malaysia ,disamping harganya mahal trenggiling tersebut dijadikan bahan pembuatan sabu sabu dan obat obatan.
(Mtc/Hendrik)