Matatelinga.com, Karena cuaca tidak memungkinkan (cuaca buruk), Pesawat Hercules C-130 yang sempat mengalami masalah korsleting pada
Jumat (3/7/2015) pagi, kembali batal terbang pada petang harinya. Kali ini,
pesawat dengan nomor lambung A-1321 yang seyogianya membawa 13 jenazah
korban Hercules yang jatuh di Medan terhambat cuaca buruk.
Hercules
bertipe HS itu rencananya terbang dari Lanud Soewondo ke Pekanbaru,
Ranai, Halim pada Jumat (3/7) petang. Namun, cuaca buruk menyebabkan
pilot kembali terpaksa mematikan mesin pesawat. "Ditunda sampai
kondisinya memungkinkan," kata Panglima Komando Operasi I TNI AU
Masekal Muda A Dwi Putranto, Jumat (3/7) petang.
Cuaca sudah
terlihat buruk ketika jenazah dimasukkan ke dalam pesawat. Karena hujan
deras dan angin kencang, peti jenazah terpaksa dibawa menggunakan
ambulans dari Hanggar Lanud Soewondo untuk dinaikkan ke Hercules.
Pesawat
ini sebelumnya juga mengalami masalah saat akan mengangkut 8 jenazah
pada pagi tadi. Terjadi korsleting pada peralatan pengubah arus AC
menjadi DC, sehingga pesawat itu batal terbang dan harus diperbaiki.
"Yang rusak telah diperbaiki dan diganti alatnya. Sudah dicek semuanya,
termasuk enginenya semua bagus," jelas Dwi.
Namun, rencana penerbangan petang tadi kembali tertunda. Cuaca buruk memaksa pilot membatalkan take off.
(Mt)