Matatelinga.com, Kepolisian Polsek Medan Sunggal bagian unit reskrim berhasil menangkap
dua pembobol Swalayan Alfamart, sementara 3 pelaku lainnya masih dalam
pengejaran alias DPO.
Kedua tersangka diamankan, Jumat (24/4) jam 00.30 wib di Perumahan Grand Lalang
2 Jalan Tanjung Balai, Sunggal Deliserdang. Dari tersangka turut diamankan
barang bukti berupa 3 unit hape hasil curian, beberapa slop rokok, belasan susu
kaleng dan baju dari hasil penjualan barang hasil curian.
Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat. Mendapati laporan
tersebut petugas Reskrim Polsek Sunggal yang di Pimpin Kanit Reskrim Iptu Adhi
Putranto Utomo SH dan Panit I Ipda Nur Istiono Sik lengsung bergerak ke lokasi
untuk melakukan penyelidikan.
Hasilnya, kurang dari 5 jam, kedua tersangka I ,25, dan H ,45, keduanya warga Jln
Paya Geli, berhasil diamankan. Sementara kedua tersangka lainnya S dan U (DPO).
"Mereka ada 4 orang, tapi yang berhasil kita amankan cuma 2 orang. Mereka
kita tangkap saat membobol Swalayan Alfamart di Jalan Payageli," ucap
Adhi.
Kepada wartawan, Kanit Reskrim Iptu Adhi Putranto Utomo SH menjelaskan bahwa
kedua tersangka masuk ke dalam Swalayan Alfamart melalui ruko yang ada
disebalahnya."Mereka masuk melalui ruko yang ada di sebalah Alfamart.
Mereka mengambil susu, roko, dompet dan 3 buah hape," ujarnya.
Selain itu, Adhi menjelaskan hasil curian tersebut di jual sama teman S (DPO)
yang merupakan bandar sabu,"temannya S adalah bandar sabu, sebagian hasil
curiannya mereka jual sama S," jelas Adhi sembari mengatakan pihaknya akan
terus melakukan pengejaran hingga kedua temannya yang ikut melakukan pencurian
dan S yang merupakan bandar sabu masih
dalam pengejaran.
"Dari hasil penyelidikan, para tersangka sudah melakukan pencurian
sebanyak 4 kali di TKP yang berbeda. Masing-masing Indomaret Jalan Payageli,
Alfamart Jalan Payageli, Panglong Buana dan Sebuah rumah milik warga,"
tambah Adhi.
Akibat perbuatannya, kedua tersangka I dan H harus mendekam ditahanan sel
Polsek Sunggal. Sebelumnya, Timsus Polsek Juga berhasil menangkap 6 orang
spesialis perampokan swalayan dengan 19 TKP.
Bahkan, salah satu tersangka yang disebut sebagai gambongnya lumpuh akibat
dihadiahi timah panas oleh petugas.
(Mt/Man)