Matatelinga.com, Malang benar nasib yang telah menerpa Kristiani Putri
br Simanjuntak warga jalan Kebun Baru, Binjai KM 12, Kec.Sidodadi ini.
Pasalnya, diusia yang mau beranjak 2 tahun ini, kristiani tidak bisa
bermain seperti anak-anak seusianya.
Bahkan dalam 2 bulan
terahir ini, kristiani hanya bisa bermain diatas tempat tidur disalah
satu ruangan dirumah sakit Adam Malik Medan, parahnya, akibat proses
pengobatan terhadap penyakitnya. Kristiani haru menerima kenyataan kedua
jari lengan kanannya membusuk dan menjadi puntung.
Informasi
yang dihimpun diruangan Rindu B kamar 36 Rumah Sakit Adam Malik Medan
dimana tempat Kristiani menjalani perawatan. Rabu (22/4/2015) Pagi.
Sebelum menjalani perawatan dirumah sakit Adam Malik, Kristiani
menderita penyakit batuk berdahak yang mengakibatkan dirinya susah untuk
bernafas.
Tak tega melihat kondisi fisik sibuah hatinya,
tepatnya tanggal 11 bulan Februari kemarin, Amiruddin Simanjuntak (44)
membawa Kristiani kerumah sakit Adam Malik. Setelah menjalani
pemeriksaan pihak rumah sakit menyarankan agar kristin menjalani
perawatan dirumah sakit.
Tepat sepekan menjalani perawatan,
kondisi Kristiani sudah membaik dan pihak rumah sakit memperbolehkan
Kristin pulang dan menjalani proses berobat jalan. Namun anehnya, dalam
peroses berobat jalan, tepatnya tanggal (23/2/2015) lalu, kondisi fisik
Kristiani kembali memburuk. Yang memaksa Kristiani harus Opname.
Dalam
proses perawatan, salah seorang Dr yang bertugas di ruang IGD rumah
sakit Adam Malik mendiaknosa Kristin menderita penyakit kelebihan jat
asam darah, dan kalau tidak secepatnya diberikan suntikan Melon
Kristiani bisa meninggal dunia.
Melihat itu, dengan kondisi
bingung bercampur kalut Amiruddin menyetujui pernyataan oknum dr
tersebut. Mendapatkan persetujuan dari orang tua kristin, Oknum dr
tersebut menjelaskan dampak dari penyuntikan Melon itu kulit si Pasien
akan melepuh dan membuat saraf kulit mati. Kembalilagi, dengan kondisi
bingung Amiruddin menyetujui penyuntikan Melon itu dengan menandatangani
kesepakatan yang telah ditentukan oleh management rumah sakit.
Setelah
disuntikkan Melon tersebut kondisi Kristian mulai stabil, dirinya pun
menjalani perawatan diruang IGD, tepat tanggal (25/2/2015) siang,
Amiruddin dipanggil untuk menemui salah seorangh dr di ruang IGD itu.
Saat masuk kedalam ruangan, Amiruddin terkejut melihat lengan kanan
tepatnya diseputaran jari telunjuk dan tengah Kristiani memlepuh dan
Kristiani dengan kondisi tak sadarkan diri.
Keesokan harinya,
Kristiani sudah sadarkan diri, dan pihak rumah sakit memindahkan
Kristiani keruang 36 Rindu B. Hingga kini, Rabu (22/4/2015) siang,
Kristiani masih menjalani perawatan dirung Rindu B kamar 36. Dengan
kondisi kedua jari telunjuk dan tengah lengan kanannya puntung.
(Mt/Man)